Beranda Umum Dukung G20, Badung Atensi Anjing Liar di Kawasan GWK 

Dukung G20, Badung Atensi Anjing Liar di Kawasan GWK 

0
G20
Vaksinasi rabies di kawasan GWK. (ist)

Mangupura, balibercerita.com – 

Kawasan GWK menjadi salah satu lokasi yang akan dikunjungi peserta pertemuan G20. Maka dari itu, guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat khususnya delegasi G20, Pemkab Badung melalui Dinas Pertanian dan Pangan gencar melakukan kegiatan vaksinasi rabies dan pengawasan terhadap keberadaan anjing liar di kawasan tersebut. 

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, I Wayan Wijana, S.Sos., M.Si., usai melakukan vaksinasi rabies di Banjar Santi Karya, Desa Ungasan,Kecamatan Kuta Selatan, Senin (21/3), mengatakan, sebagai daerah yang sangat heterogen, wilayah Kuta Selatan memang rawan terhadap penyebaran rabies. Untuk itu, sesuai perintah bupati pihaknya gencar melakukan upaya pencegahan kasus rabies di wilayah ini terutama daerah penyangga kawasan Nusa Dua seperti Kelurahan Benoa, Jimbaran dan Tanjung Benoa serta Desa Ungasan.

Baca Juga:   HUT Ke-20 Baladika Bali, Giri Prasta Minta Ormas Jaga Pulau Dewata 

Wijana juga mengakui pihaknya mendapat laporan dari manajemen GWK terkait keberadaan anjing liar di kawasan itu dan dari hasil pemantauan tim yang diterjunkan ke lapangan memang ditemukan populasi anjing liar yang cukup banyak. Jika tidak ditangani secara bersama-bersama akan dapat mengganggu kenyamanan para delegasi dan wisatawan yang sudah mulai ramai berkunjung ke sana. 

Baca Juga:   Baru Dua Jam Ditertibkan, PKL Kembali Berjualan di Bundaran Dalung Permai

Pihaknya sudah merancang strategi mulai dari menerjunkan tim untuk melakukan pemetaan, berkoordinasi dengan pemerintah desa Ungasan untuk mengimbau warganya agar tidak melepasliarkan anjingnya, melaksanakan vaksinasi masal, berkomunikasi dengan manajemen GWK dan LSM penyayang anjing untuk melakukan realokasi dan langkah terakhir terpaksa melakukan eliminasi jika ada indikasi rabies serta mengancam keselamatan masyarakat.

Baca Juga:   Masuk Uji Publik, PMI Bali Harapkan Kolaborasi dalam Penyusunan Renkon Bangli

Berdasarkan hasil pemetaan, populasi HPR di Desa Ungasan sebanyak 2.420 ekor yang akan diupayakan untuk mendapatkan vaksinasi rabies yang saat ini sedang berlangsung. Diharapkan kepada masyarakat agar membawa anjing dan kucing peliharaannya ke tempat pelayanan sesuai jadwal atau menghubungi petugas untuk layanan jemput bola. “Kami juga melayani vaksinasi rabies di Mangupura Vet Care Puspem Badung,” ungkapnya. (BC13) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini