Bertepatan Tumpek Uye, Badung Gelar Upacara Danu Kerthi 

0
210
Danu Kerthi
Bertepatan dengan rahinan Tumpek Uye, di Kabupaten Badung dilaksanakan upacara Danu Kerthi, Sabtu (29/1). (ist)

Mangupura, balibercerita.com – 

Tumpek Uye pada hakikatnya merupakan hari untuk memuja Ida Sang Hyang Widhi, Sang Hyang Siwa Pasupati yang disebut Rare Angon, penggembala makhluk dan pemuliaan ini dilakukan untuk semua jenis hewan, bukan hanya hewan peliharaan. Namun karena hewan peliharaan yang terdekat, maka hewan peliharaan yang diupacarai sebagai perwakilan hewan lainnya. Bertepatan dengan rahinan Tumpek Uye, di Kabupaten Badung dilaksanakan upacara Danu Kerthi, Sabtu (29/1). 

Di Taman Mumbul, Desa Adat Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Sabtu (29/1), karya Danu Kerthi dipuput Ida Pedanda Gede Pasuruan Manuaba dari Griya Megelung Sangeh. Upacara ini dihadiri Sekda Kabupaten Badung, I Wayan Adi Arnawa beserta Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, Kadis Kebudayaan, I Gede Eka Sudarwitha, Kadis Perikanan Nyoman Suardana, Forkopimda Badung, OPD di lingkungan Pemkab Badung, Ketua Majelis Desa Adat (MDA) Badung A.A. Putu Sutarja, Ketua Harian PHDI Badung Gede Rudia Adiputra, Camat Abiansemal Ida Bagus Putu Mas Arimbawa, Perbekel Sangeh, I Made Werdiana, Bendesa Adat Sangeh, I G.A. Adi Wiraputra dan masyarakat setempat.

Baca Juga:   Hujan Mulai Pengaruhi Kondisi Jalan di Kuta

Sekda Badung Adi Arnawa seusai acara mengatakan, pelaksanaan upacara Danu Kerthi yang bertepatan dengan hari Tumpek Uye ini merupakan penghormatan kepada hewan dan sesuai dengan program Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) Kabupaten Badung terkait dengan dalam rangka menjaga kelestarian lingkungan sekaligus momentum memuliakan seluruh hewan di bumi yang diwujudkan melalui doa, memelihara dan meningkatkan kualitasnya. 

“Hari ini kita telah melaksanakan upacara Danu Kerthi yang bertepatan dengan hari Tumpek Uye dalam rangka menghormati suasaning kesempurnaan hidup, melestarikan alam seperti hewan-hewan yang ada di alam ini termasuk ikan-ikan. Dan ini sejalan dengan program PPNSB Kabupaten Badung dalam rangka menjaga kelestarian lingkungan. Mudah-mudahan dengan terlaksananya upacara ini, seluruh masyarakat di Bali pada umumnya dan Kabupaten Badung khususnya agar bersama-sama untuk menjaga dan melestarikan lingkungan, diantaranya hewan-hewan yang ada di sekitar kita,“ ungkapnya. 

Baca Juga:   Ada Rumah Sakit Baru di Kuta

Sementara itu, Bendesa Adat Sangeh, I G.A. Adi Wiraputra mengucapkan terima kasih atas terlaksananya upacara ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung yang telah melaksanakan upacara Danu Kethi yang bertepatan di Tumpek Uye, dan ini sudah berjalan di Desa Adat Sangeh, dimana kita sudah memuliakan alam di sekitar kita,” ujarnya.

Baca Juga:   Prodi Doktor Kajian Budaya FIB Unud Gelar PKM di Museum Pendet

Upacara Danu Kerthi juga digelar di Kelurahan Legian, tepatnya di Tukad Mati, Legian. Upacara ini dilaksanakan pelaku usaha, partai politik, SD, organisasi kemasyarakatan se-Kelurahan Legian dan lain-lain. 

“Hari ini bersamaan dengan pelaksanaan Danu Kerthi di Kabupaten Badung dan kami di Tukad Mati mendapatkan kesempatan dan dipercaya bersama-sama melaksanakan Danu Kerthi ini secara sekala dan ini kami sambut hangat. Ini merupakan contoh peduli pemerintah kepada kami dan ini akan membuat alam dan lingkungan ini serasi, selaras dan seimbang. Kami ingin memberikan kekuatan yang kami miliki untuk bersama pemda Badung bersama-sama membangun Kabupaten Badung,” kata Ketua LPM Legian Puspa Negara. (BC9)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini