Beranda Umum Banjir Bandang Ganggu Pasokan Air Bersih di Kuta Selatan

Banjir Bandang Ganggu Pasokan Air Bersih di Kuta Selatan

0
Krisis air
Ilustrasi krisis air. (ist)

balibercerita.com –
Banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Bali pada Rabu (10/9) berdampak pada pasokan air bersih di kawasan Kuta Selatan. Hingga Kamis (11/9) siang, distribusi air bersih belum sepenuhnya normal sehingga memicu keluhan warga.

Akibatnya, warga terpaksa membeli air isi ulang untuk memenuhi kebutuhan harian. Namun, solusi ini memberatkan jika berlangsung lama.

Baca Juga:   Siklon Tropis FUNG-WONG Picu Cuaca Ekstrem, Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang

“Kalau sehari masih bisalah, tapi kalau sampai berhari-hari harus beli isi ulang, kan lumayan. Satu galon saja tidak cukup untuk mandi dan mencuci peralatan dapur,” keluh seorang warga.

Direktur Utama Perumdam Tirta Mangutama Kabupaten Badung, Wayan Suyasa membenarkan adanya gangguan distribusi air bersih. Menurutnya, banjir bandang sempat mengganggu produksi di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Estuary, IPA Belusung, dan SPAM Penet.

Baca Juga:   Lyodra, Lolot, dan Clekontong Mas Meriahkan Mangupura Award 2023

“Akibat banjir bandang, kami tidak bisa berproduksi. Selain air bah, banjir juga membawa sampah dalam jumlah banyak. Saat ini produksi sudah normal, hanya saja butuh waktu agar aliran air di pipa kembali lancar,” jelasnya.

Dalam pengumuman resmi tertanggal 10 September 2025, Perumdam Tirta Mangutama menyebutkan sejumlah wilayah terdampak gangguan distribusi, antara lain Jimbaran, Ungasan, Kutuh, Pecatu, Balangan, Nusa Dua, Tanjung Benoa, hingga sebagian kawasan Seminyak, Petitenget, dan Canggu.

Baca Juga:   Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Dampingi Ny. Putri Koster dalam Aksi Sosial “Menyapa dan Berbagi” di Tabanan

Perumdam Tirta Mangutama menargetkan pasokan air mulai normal pada Rabu (10/9) hingga Kamis (11/9). Namun, pemulihan penuh tetap menyesuaikan kondisi lapangan. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini