
Mangupura, balibercerita.com –
Upaya Pemerintah Kabupaten Badung dalam merapikan wajah daerahnya tak hanya tampak pada sektor pariwisata, tetapi juga menyentuh aspek penting yakni infrastruktur. Salah satu langkah konkret adalah penataan kabel udara milik provider internet dan komunikasi yang dinilai mengganggu keindahan visual kawasan wisata maupun permukiman.
Seperti pada Jumat (20/6), Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa memimpin langsung kegiatan penertiban kabel semrawut di sepanjang Jalan Raya Berawa, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara. Aksi ini juga menyasar wilayah Pererenan dan Munggu di Kecamatan Mengwi. Didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Badung, Sutrisno Margi Utomo serta jajaran Dinas PUPR, kegiatan ini menunjukkan keseriusan pemkab dalam menata ulang elemen-elemen visual kota. Sebab, kala itu pula dilakukan pemotongan kabel yang semrawut.
Menurut Adi Arnawa, kabel-kabel yang bergelantungan sudah saatnya ditata dengan sistem ducting atau ditanam di bawah trotoar. Penataan jaringan utilitas ini, lanjut Adi, merupakan bagian dari strategi jangka panjang Badung sebagai destinasi unggulan yang bersih dan tertata. Ia juga mengingatkan para provider untuk bersinergi menjaga kerapian fasilitas publik, karena pariwisata bukan hanya soal objek wisata, melainkan juga citra kota secara keseluruhan.
“Saya mengajak seluruh provider untuk menjaga estetika dan keindahan Kabupaten Badung. Karena bagaimanapun juga, wisatawan bisa merasa aman dan nyaman ada di Badung ini, tentunya akan banyak wisatawan bisa berkunjung, sehingga ekonomi semakin bangkit dan itu juga memberikan ruang bagi pengusaha untuk bisa berinvestasi di Kabupaten Badung ini,” ujarnya
Selain fokus pada penertiban kabel, Pemkab Badung juga menggencarkan program penerangan jalan. Dalam waktu dekat, pemasangan dan penambahan lampu penerangan jalan (LPJ) akan dilakukan di sejumlah titik strategis, terutama di ruas jalan protokol.
Langkah-langkah ini, menurut Adi Arnawa, diharapkan mampu menciptakan atmosfer kota yang lebih bersih, tertata, dan ramah bagi wisatawan maupun warga lokal. Ia juga menilai, kondisi infrastruktur yang baik akan menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif di Kabupaten Badung. (BC13)















