
Mangupura, balibercerita.com –
Setelah 4 tahun vakum akibat pandemi Covid-19, Pemkab Badung akhirnya kembali melakukan sales mission ke luar negeri. Sebagai langkah awal, promosi pariwisata ini dilaksanakan di Jerman selama 6 hari dari tanggal 27 Februari sampai dengan 4 Maret 2024. Ada 3 kota yang menjadi lokasi kegiatan, yaitu di Kota München dan Frankfurt.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Badung Nyoman Rudiarta menyampaikan, Jerman menjadi tujuan untuk promosi kali ini karena merupakan pangsa pasar 10 besar penyumbang wisatawan terbanyak ke Bali tahun 2023. Dipilihnya Jerman yang notabene pangsa pasar Eropa ini juga atas hasil kajian yang dilakukan Unud terkait pangsa pasar yang potensial bagi Bali.
“Kami bekerja sama dengan Unud untuk melakukan kajian pangsa pasar mancanegara dan pasar dalam negeri. Dari kajian ini kita mendapatkan masukan terkait target pangsa pasar. Kita juga berkolaborasi dengan Aliansi Promosi Pariwisata Indonesia (APPI) agar benar-benar dapat bermanfaat dan mampu mencapai tujuan yang diinginkan,” ungkapnya.
Sebagai kabupaten yang 80 persen mengandalkan sektor pariwisata, kegiatan berpromosi merupakan upaya dalam meningkatkan, mempererat serta menjaga hubungan kerja sama yang sudah terjalin selama ini dengan business partner industry di mancanegara. Hal ini sekaligus untuk memperkenalkan produk terbaru atau unggulan industry langsung kepada para agent, pascapandemi Covid-19 baik berupa keindahan alam, kekayaan budaya, keragaman destinasi wisata dan destination update di Kabupaten Badung kepada pasar internasional.
Sales mission merupakan upaya Dispar Badung untuk mewujudkan 5 sasaran yang ingin dicapai. Diantaranya, peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara maupun domestik, meningkatkan pengembangan daya tarik DTW, meningkatkan SDM dan ekonomi kreatif, mengaktifkan pendapatan, dan meningkatkan industri ekonomi kreatif. Kegiatan ini merupakan bukti kehadiran pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pariwisata dalam memfasilitasi industri pariwisata yang ada di Kabupaten Badung untuk melaksanakan kegiatan promosi pariwisata.
Ketua Aliansi Promosi Pariwisata Indonesia (APPI) Gufron menambahkan, kegiatan sales mission mengundang business partner di Eropa yang selama ini memberikan kontribusi besar terhadap wisatawan Jerman ke Bali. Ada sebanyak 140 retail agent yang hadir dan siap mensupport wisatawan ke Bali. Sales mission kali ini mengajak 18 stakeholder hotel dan vila yang mempunyai market eropa untuk melaksanakan promosi table to table dan menjalin transaksi business to business.
Maskapai Turkish Airline juga diajak berkolaborasi dalam penyediaan tiket penerbangan. “Jadi, mereka mempresentasikan perkembangan destinasi yang ada di Badung pasca-Covid-19, termasuk presentasi product update dari 18 akomodasi di Badung,” terangnya. (BC5)













