HUT ke-81 RI, Koster Dorong Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Pembangunan Bali

0
9
HUT RI
Suasana upacara HUT ke-81 RI di Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Renon, Denpasar, Senin (17/8). (ist)

balibercerita.com –
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Provinsi Bali menjadi momentum untuk memperkuat semangat pembangunan daerah sekaligus meneguhkan peran generasi muda dalam melanjutkan perjuangan para pendiri bangsa. Pesan tersebut disampaikan Gubernur Bali, Wayan Koster didampingi Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta seusai upacara HUT ke-81 RI di Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Renon, Denpasar, Senin (17/8).

Upacara yang berlangsung khidmat tersebut mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Kegiatan diikuti jajaran Pemprov Bali, forkopimda, instansi terkait, masyarakat, hingga perwakilan diplomatik negara sahabat yang hadir mengenakan pakaian adat Bali.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Gubernur Koster didampingi Wagub Giri Prasta dan Ketua DPRD Bali, Dewa Made Mahayadnya. Rangkaian upacara diawali dengan pengibaran Sang Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, pembacaan Pembukaan UUD 1945, pembacaan naskah Proklamasi Kemerdekaan, serta penutupan.

Baca Juga:   Imigrasi Ngurah Rai Deportasi Warga Prancis yang Bekerja di Bali Gunakan Visa Wisata

Usai pelaksanaan upacara, Koster menegaskan, peringatan kemerdekaan harus dimaknai sebagai momentum untuk membangkitkan semangat dalam melanjutkan pembangunan bangsa dan daerah. Semangat tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan Bali menuju Bali Era Baru. “Peringatan Hari Kemerdekaan harus dijadikan spirit untuk terus semangat membangun bangsa Indonesia dan Bali ke depan,” ujar Koster.

Koster mengatakan, Bali saat ini mencatat sejumlah capaian positif dalam indikator makro ekonomi. Tingkat kemiskinan dan pengangguran di Bali, kata dia, tercatat sebagai yang terendah secara nasional. Meski demikian, capaian tersebut tidak membuat pemerintah berpuas diri. Intervensi melalui berbagai kebijakan tetap akan dimaksimalkan agar persoalan kemiskinan dan pengangguran dapat ditekan lebih rendah.

Baca Juga:   Usaha Ilegal di Pantai Bingin Dibongkar, Disperinaker Siapkan Posko Badung Siaga PHK

“Secara angka, tingkat kemiskinan dan pengangguran di Bali paling rendah di Indonesia, namun harus tetap kita upayakan agar kemiskinan dan pengangguran bisa mencapai angka serendah-rendahnya,” tegasnya.

Dalam momentum peringatan kemerdekaan tersebut, Koster juga memberikan pesan khusus kepada generasi muda melalui ajakan “Jas Merah”. Pesan itu menekankan pentingnya generasi penerus untuk tidak melupakan sejarah dan jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Senada dengan Koster, Wagub Giri Prasta menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi penerus. Ia meminta generasi muda memahami sekaligus mengamalkan empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Hari ini adalah hari jadi Republik Indonesia. Kita harapkan betul generasi muda mau tidak mau harus memahami empat pilar kebangsaan. Kita yakin anak-anak muda sebagai penerus bangsa sudah memahami ini, dan semoga ke depan bisa mewarisi api perjuangan para pendiri bangsa,” kata Giri Prasta.

Baca Juga:   Luhut Pandjaitan Minta Pengembangan Udang Digencarkan 

Menurutnya, penguatan nilai kebangsaan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda sebagai penerus bangsa. Semangat perjuangan para pendiri bangsa diharapkan dapat diwariskan dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari serta dalam pembangunan daerah.

Selain persoalan kebangsaan, Giri Prasta juga mengungkapkan sejumlah tantangan pembangunan Bali yang masih membutuhkan penyempurnaan. Tantangan tersebut meliputi pengentasan kemiskinan, sektor kesehatan, pendidikan, pembenahan infrastruktur jalan, hingga persoalan pengelolaan sampah. “Banyak hal yang perlu kita sempurnakan lagi, baik tantangan kemiskinan, kesehatan, pendidikan, infrastruktur jalan, termasuk penanganan sampah yang harus kita selesaikan dengan baik,” tambahnya. (BC18)