JETOUR Bawa Amunisi Baru ke GIIAS 2026, T1 Hybrid Tunjukkan Daya Tarik Kuat di Indonesia

0
10
JETOUR
JETOUR T1 Hybrid. (ist)

balibercerita.com –
JETOUR semakin percaya diri menatap pasar otomotif Indonesia. Setelah sukses meluncurkan SUV terbaru JETOUR T1 pada Juni 2026 dan meraih respons positif dari konsumen, pabrikan asal Tiongkok tersebut kini bersiap tampil lebih agresif di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.

Mengusung tema “Dominate The Next Adventure”, JETOUR akan menghadirkan pengalaman berbeda bagi pengunjung melalui konsep Travel+, yang memadukan kendaraan, gaya hidup, dan semangat petualangan dalam satu ekosistem. Selama GIIAS 2026 yang berlangsung pada 30 Juli–9 Agustus di ICE BSD City, Tangerang, pengunjung dapat mengunjungi booth JETOUR di Hall 6C untuk menjelajahi berbagai inovasi terbaru.

Marketing Director PT JETOUR Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah mengatakan, GIIAS menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk menunjukkan perkembangan bisnis sekaligus memperkenalkan teknologi terbaru kepada masyarakat Indonesia. “GIIAS menjadi momentum bagi JETOUR untuk menunjukkan perkembangan kami di Indonesia. Tahun ini, kami menghadirkan pengalaman yang lebih lengkap agar pengunjung tidak hanya melihat produk JETOUR, tetapi juga merasakan bagaimana filosofi Travel+ diwujudkan melalui inovasi, teknologi, dan setiap pengalaman yang kami hadirkan di booth,” ujarnya.

Tidak hanya menampilkan lini SUV andalannya, JETOUR juga akan memperkenalkan model terbaru yang dibekali teknologi Intelligent Dual Mode (i-DM). Teknologi ini mengombinasikan motor listrik dan mesin bensin dalam satu sistem yang dirancang untuk menghadirkan performa optimal sekaligus efisiensi bahan bakar.

Baca Juga:   Kahitna Persembahkan “Titik Nadir” Perdana di Bali, Pesan Hedi Yunus: Semoga yang Terluka Segera Pulih

Menjelang GIIAS 2026, JETOUR membawa kabar menggembirakan dari pasar. Dalam waktu sekitar satu bulan sejak peluncurannya, sebanyak 800 konsumen telah memanfaatkan program spesial untuk 1.000 pembeli pertama JETOUR T1, baik untuk varian mesin bensin (ICE) maupun hybrid plug-in (i-DM).

Pencapaian tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap SUV bergaya urban adventure tersebut. Menariknya, mayoritas pemesanan berasal dari varian JETOUR T1 i-DM, yang menandakan meningkatnya kepercayaan konsumen terhadap teknologi kendaraan elektrifikasi.

Sales Director PT JETOUR Sales Indonesia, Michael Budihardja mengungkapkan, tingginya minat terhadap varian hybrid menjadi sinyal positif bagi perkembangan pasar kendaraan ramah lingkungan di Indonesia. “Kami sangat mengapresiasi tingginya minat masyarakat terhadap JETOUR T1 sejak resmi diperkenalkan di Indonesia. Mayoritas pemesanan saat ini berasal dari varian JETOUR T1 i-DM, yang menunjukkan semakin besarnya kepercayaan konsumen terhadap teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Di sisi lain, JETOUR T1 ICE juga disukai berkat kepraktisan dan fleksibilitasnya untuk penggunaan sehari-hari,” katanya.

Salah satu daya tarik utama JETOUR T1 terletak pada teknologi i-DM yang menggabungkan mesin ACTECO 1.5 TGDI Dedicated Hybrid Engine, Dedicated Hybrid Transmission (DHT), dan baterai LFP berkapasitas 18,4 kWh dalam satu sistem terintegrasi. Kombinasi tersebut memungkinkan JETOUR T1 i-DM melaju menggunakan tenaga listrik murni hingga 100 kilometer berdasarkan standar WLTC.

Baca Juga:   Gandeng Sispala, Laksana Becik Bersihkan Sampah Plastik di Puncak Gunung Tapak

Sistem hybrid adaptif ini mampu menyesuaikan sumber tenaga secara otomatis sesuai kondisi jalan dan kebutuhan berkendara, mulai dari mode listrik penuh hingga kombinasi mesin bensin dan motor listrik. Teknologi ini menjadi solusi bagi konsumen yang ingin merasakan efisiensi kendaraan listrik tanpa khawatir soal keterbatasan jarak tempuh saat melakukan perjalanan jauh.

Selain teknologi elektrifikasi, JETOUR juga menonjolkan kenyamanan kabin. SUV ini dibekali 79 titik peredam suara, kaca akustik ganda, serta sistem NVH yang mampu menjaga tingkat kebisingan kabin di bawah 40 dB saat kendaraan diam. Beragam fitur pendukung kenyamanan turut disematkan, mulai dari 24 hour parking AC, nap mode, dual zone AC, ventilasi kabin otomatis, hingga front passenger leg rest khusus pada varian i-DM. Tak hanya itu, kaca kendaraan juga mampu memblokir hingga 99 persen sinar ultraviolet, memberikan perlindungan lebih bagi penumpang sekaligus menjaga kualitas interior tetap optimal.

Baca Juga:   Bupati Pimpin HLM Ketahanan Pangan dan Pengendalian Inflasi Jelang Iduladha, Galungan, dan Kuningan

Dari sisi desain, JETOUR T1 hadir dengan karakter urban adventure SUV yang kuat. Bagian depan mengusung motion grille berpadu lampu LED modern serta desain four-leaf clover shape headlights yang terinspirasi dari simbol semanggi empat daun sebagai lambang keberuntungan. Varian ICE menggunakan pelek 18 inci dengan ban 235/65 R18, sedangkan varian i-DM hadir lebih sporty melalui pelek 19 inci yang dipadukan ban run flat tire (RFT) berukuran 235/60 R19 untuk meningkatkan keamanan saat perjalanan.

Untuk mendukung ketenangan konsumen, JETOUR memberikan garansi kendaraan dan mesin selama enam tahun tanpa batas kilometer, garansi baterai delapan tahun atau 160.000 kilometer untuk varian i-DM, serta gratis jasa servis dan suku cadang hingga tiga tahun atau 30.000 kilometer. JETOUR T1 tersedia dalam lima pilihan warna, yakni electroplated green, sand gold, aviation silver, khaki white, dan carbon crystal black. Warna eksklusif electroplated green ditawarkan dengan tambahan biaya Rp10 juta.

Dengan tingginya minat pasar terhadap JETOUR T1 dan hadirnya model-model baru berteknologi i-DM di GIIAS 2026, JETOUR menunjukkan keseriusannya untuk menjadi salah satu pemain penting di segmen SUV dan kendaraan elektrifikasi di Indonesia. (BC5)