Beranda Umum Sampah Kiriman di Pantai Badung Didominasi Kayu dan Bambu

Sampah Kiriman di Pantai Badung Didominasi Kayu dan Bambu

0
Sampah kirimin di Badung
Sampah kiriman yang dikumpulkan di Pantai Kuta. (ist)

balibercerita.com –
Volume sampah kiriman kembali meningkat di sejumlah pantai di Kabupaten Badung. Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung, Made Rai Warastuthi mengatakan, jenis sampah kiriman yang datang kali ini juga mengalami perubahan. Jika tahun lalu didominasi sampah plastik, kini yang paling banyak ditemukan adalah kayu, bambu, serta akar pohon berukuran besar.

Baca Juga:   Wabup Suiasa Pantau Seleksi P3K Guru<br><br>

“Memang ada peningkatan. Sampah kiriman masih cukup banyak, tetapi sekarang yang mendominasi adalah kayu, bambu, dan akar pohon yang ukurannya besar-besar,” ujarnya.

Menurutnya, sebaran sampah kiriman di pesisir Badung juga mengalami perubahan. Saat ini tumpukan sampah paling banyak ditemukan di kawasan Pantai Jerman, disusul Pantai Kelan dan Pantai Jimbaran.

Sementara, di Pantai Cemagi, volume sampah juga cukup besar karena kondisi geografis pantai yang menyerupai palung sehingga sampah mudah terperangkap di kawasan tersebut. Di kawasan Pantai Kuta, jenis sampah yang paling banyak ditemukan juga berupa kayu.

Baca Juga:   Imigrasi Gandeng KPK untuk Pembenahan Instansi

Pemerintah Kabupaten Badung terus mengerahkan petugas untuk melakukan pembersihan pantai secara rutin guna menjaga kebersihan kawasan wisata pesisir. Menjelang hari raya Nyepi, aktivitas pembersihan pantai juga tetap dilakukan secara intensif.

Baca Juga:   Tabanan Raih Nilai 95,24, Tata Kelola Pengadaan Masuk Kategori Sangat Baik

Petugas akan tetap bekerja hingga menjelang pelaksanaan upacara saat Pangerupukan, sementara saat Nyepi aktivitas pembersihan akan dihentikan sementara sebelum kembali dilanjutkan setelahnya. “Kami tetap aktif melakukan penanganan hingga menjelang Nyepi. Saat hari raya memang libur, tetapi setelah itu aktivitas pembersihan kembali dilakukan,” jelasnya. (BC5)