Beranda Umum Jelang Nyepi, DLHK Badung Lakukan Perompesan Pohon di Jalur Melasti dan Pawai...

Jelang Nyepi, DLHK Badung Lakukan Perompesan Pohon di Jalur Melasti dan Pawai Ogoh-ogoh

0
Perompesan pohon
Perompesan pohon perindang di kawasan Kuta. (ist)

balibercerita.com –
Menjelang hari raya Nyepi, Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) melakukan perompesan pohon di sejumlah jalur yang akan dilalui prosesi melasti dan pawai ogoh-ogoh. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan jalur upacara tetap aman dan tidak terhalang ranting pohon.

Plt. Kepala DLHK Badung, Made Rai Warastuthi mengatakan, perompesan pohon tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun menjelang rangkaian Nyepi. “Perompesan sudah dijadwalkan di jalur melasti dan pawai ogoh-ogoh. Kegiatan ini memang setiap tahun dilaksanakan untuk memastikan jalur upacara tetap aman dan lancar,” ujarnya.

Baca Juga:   Asap Kebakaran Margaya Terasa hingga Legian, Warga dan Pelaku Usaha Sempat Panik Karena Asap

Ia menjelaskan, kegiatan perompesan telah mulai dilakukan sejak Januari. Penjadwalan lebih awal dilakukan agar seluruh pekerjaan dapat rampung paling lambat satu minggu sebelum Nyepi. “Sejak Januari sudah mulai dilakukan perompesan dengan target seminggu sebelum Nyepi semua sudah selesai,” jelasnya.

Baca Juga:   Sekolah Rakyat Tabanan Jadi Model Pendidikan Gratis dan Ramah Lingkungan

Selain untuk mendukung kelancaran prosesi keagamaan, perompesan juga dilakukan sebagai langkah antisipasi karena saat ini masih memasuki musim angin kencang yang berpotensi menyebabkan ranting pohon patah. Menurut Rai, sebagian besar pohon sebenarnya sudah dilakukan perompesan sejak tahun sebelumnya sehingga saat ini petugas hanya melakukan penyisiran dan perapian pada ranting yang masih berpotensi mengganggu jalur.

Baca Juga:   Inovasi BAJRA di Desa Darmasaba Jadi Inspirasi Penanggulangan Rabies di Asia

“Karena musim angin, perompesan sebenarnya sudah mulai dilakukan sejak 2025 lalu. Sekarang tinggal diservis saja, terutama yang masih menghalangi jalur melasti,” terangnya.

Dengan perompesan tersebut, diharapkan seluruh jalur yang dilalui umat saat prosesi Melasti maupun pawai ogoh-ogoh dapat dilalui dengan aman dan nyaman. (BC5)