Lomba Cak Inovatif Meriahkan Perayaan Bulan Bahasa Bali di Grisda

0
163
SMP PGRI 2 Denpasar (Grisda)
Lomba cak inovatif yang digelar di SMP PGRI 2 Denpasar. (ist)

balibercerita.com –
Perayaan Bulan Bahasa Bali ke-8 Tahun 2026 diisi dengan berbagai kegiatan yang berfokus pada penguatan dan pelestarian bahasa, aksara, dan sastra Bali. Kegiatan ini digelar berjenjang, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, desa/kelurahan, hingga lingkungan sekolah.

Di lingkungan sekolah, Bulan Bahasa Bali tidak hanya diisi dengan kegiatan membaca lontar, tetapi juga berbagai lomba dan aktivitas inovatif yang melibatkan siswa secara aktif. Seperti yang dilaksanakan di SMP PGRI 2 Denpasar (Grisda) pada Jumat (27/2). Perayaan tersebut dimeriahkan dengan berbagai lomba, antara lain masatua Bali, ugrawakya (MC berbahasa Bali), serta nyurat aksara Bali massal. Salah satu lomba yang paling menarik perhatian adalah lomba cak inovatif yang diikuti siswa kelas VIII.

Baca Juga:   Puncak Karya Melaspas Palinggih di Pura Kahyangan Jagat Batu Bolong

Ketua Panitia Bulan Bahasa Bali, Ni Ketut Tirta Kartika Sari, S.Pd., menjelaskan bahwa lomba cak inovatif digelar karena siswa kelas VIII dikenal kompak serta memiliki jiwa seni dan kreativitas yang tinggi. Hal itu terlihat dari penampilan mereka yang penuh totalitas.

“Selain kompak, anak-anak sangat menyukai kegiatan yang berbau seni seperti menari dan magending. Karena itu, tahun ini kami mengadakan lomba cak inovatif. Tahun lalu, kami mengadakan lomba genjek,” paparnya.

Baca Juga:   ​41 Guru di Denpasar Terima SK Kepala Sekolah

Sebanyak 12 kelas tampil beradu kreativitas, menyuguhkan tarian kecak dengan konsep inovatif dan penampilan yang memukau. Selain lomba cak inovatif untuk kelas VIII, siswa kelas VII mengikuti lomba masatua Bali, sedangkan kelas IX mengikuti lomba MC atau ugrawakya. Sementara itu, siswa yang tidak terlibat dalam ketiga lomba tersebut berpartisipasi dalam kegiatan nyurat aksara Bali massal.

Baca Juga:   Karya di Pura Besakih, Pemkab Badung Gelar Bhakti Penganyaran

Mengusung tema Atma Kerthi: Udiana Purnaning Jiwa, SMP PGRI 2 Denpasar berupaya memperkuat kedudukan bahasa, aksara, dan sastra Bali sekaligus menanamkan kecintaan terhadap warisan budaya tersebut kepada para siswa. “Harapan kami, melalui penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali ini, anak-anak di Grisda semakin memiliki keyakinan dan kebanggaan dalam menggunakan bahasa, aksara, dan sastra Bali. Ajang ini juga menjadi upaya nyata penguatan serta pelestarian bahasa Bali di kalangan generasi muda,” tandasnya. (BC18)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini