Puncak Karya Melaspas Palinggih di Pura Kahyangan Jagat Batu Bolong

1
275
Pura Kahyangan Jagat Batu Bolong
Sekda Badung Wayan Adi Arnawa saat menghadiri Puncak Karya Melaspas Palinggih Medasar Caru Rsi Gana lan Caru Panca Rupa Piodalan Mapadudusan Alit di Pura Kahyangan Jagat Batu Bolong, Desa Adat Canggu. (ist)

Mangupura, balibercerita.com –  

Puncak Karya Melaspas Palinggih Medasar Caru Rsi Gana lan Caru Panca Rupa Piodalan Mapadudusan Alit di Pura Kahyangan Jagat Batu Bolong, Desa Adat Canggu, dilaksanakan Rabu (9/2). Pada kesempatan tersebut, Sekda Badung, Wayan Adi Arnawa melaksanakan persembahyangan bersama serta menyerahkan bantuan sebesar Rp 50 juta. Puncak karya dipuput Ida Pedanda Gede Ngurah Putra Keniten dari Griya Kediri, Sangeh dan Ida Pedanda Gede Ngurah Made Dharma Kerti dari Griya Saraswati, Batuan.

Ketua Panitia Karya I Nengah Sudarsana menerangkan, upacara tersebut dilaksanakan seiring telah selesainya renovasi pura dengan cara swadaya dengan biaya Rp 3,8 miliar. Dana perbaikan pura itu juga bersumber juga dari pengelolaan ruko-ruko di sekitar dan lahan parkir milik Pura Kahyangan Jagat Batu Bolong. “Pura Kahyangan Jagat Batu Bolong ini sebelumnya memakai batu putih, namun sekarang memakai batu hitam,” ucapnya.

Baca Juga:   Sakralisasi Pelawatan Ida Batara: Ritual Bali Penuh Makna yang Jarang Disaksikan Wisatawan

Renovasi dilakukan hanya pada kawasan luar saja, sedangkan di dalamnya belum sama sekali. Untuk itu pihaknya berharap kepada Pemkab Badung untuk membantu melanjutkan renovasi Pura Kahyangan Jagat Batu Bolong serta untuk upacara piodalan yang akan dilaksanakan di Pura Kahyangan Jagat Batu Bolong. Tentunya hal itu dilakukan ketika pariwisata sudah normal kembali dan ekonomi kembali membaik. Ia juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Badung, dalam hal ini Sekda Badung yang telah hadir pada saat puncak karya.

Baca Juga:   Penutupan Ngerobok, Sekda Badung Ajak Sekaa Teruna Junjung Tinggi Budaya Bali

Sementara, Sekda Adi Arnawa mengucapkan terima kasih kepada masyarakat setempat karena sudah ngayah dengan tulus ikhlas. Hal itu tentunya agar dilaksanakan dalam setiap kegiatan keagamaan. Ia juga berharap Ida Hyang Widhi Wasa memberikan berkat dan keselamatan kepada umat serta membuat pandemi Covid-19 segera berlalu dan situasi kembali normal.

Diakuinya, renovasi pura itu merupakan tugas dari Pemkab Badung. Namun karena pandemi, hal itu sangat berpengaruh terhadap kondisi fiskal Pemkab Badung. Karena itu ia juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat di tiga banjar yang secara swadaya sudah mampu memperbaiki Pura Kahyangan Jagat Batu Bolong.

Semangat masyarakat dalam merenovasi pura tentu dilanjutkan dengan semangat ikut membantu menangani Covid-19. Saat masa pandemi sekarang ini, masyarakat juga harus senantiasa disiplin melaksanakan dan menjaga protokol kesehatan. Sebab hal itu menjadi penting bagi Kabupaten Badung yang merupakan daerah pariwisata. Pendapatan daerah Badung bersumber dari sektor pariwisata, jika penanganan Covid-19 tidak bisa dilaksanakan secara maksimal maka hal itu tidak bisa meyakinkan wisatawan mancanegara dan nusantara untuk datang ke Bali.

Baca Juga:   Nyekah Massal di Baturiti, Giri Prasta Serahkan Sumbangan Pribadi Rp30 Juta

Dalam kesempatan itu, turut hadir Ketua DPRD Badung Putu Parwata, anggota DPRD Badung I Made Suryananda Pramana, Ketua MDA Badung A.A. Putu Sutarja, Camat Kuta Utara I Putu Eka Parmana, Ketua Panitia Karya I Nengah Sudarsana, Perbekel Canggu, Bendesa adat se-Kuta Utara serta tokoh masyarakat lainnya. (BC5)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini