Siswi 13 Tahun Dievakuasi Tim SAR dari Jurang 70 Meter di Jembatan Tukad Ngongkong Badung

0
98
Siswi Tukad Ngongkong
Proses evakuasi seorang anak perempuan dari jurang Jembatan Tukad Ngongkong. (ist)

balibercerita.com –
Seorang siswi berusia 13 tahun dievakuasi tim SAR gabungan dari bawah jembatan Tukad Tukad Ngongkong, Desa Pelaga, Kabupaten Badung pada Selasa (16/12). Remaja ini terjebak di bawah jembatan dengan kedalaman jurang mencapai sekitar 70 meter. Upaya penyelamatan berlangsung dramatis, melibatkan perlengkapan khusus dan teknik evakuasi vertikal.

Informasi kejadian pertama kali diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 12.30 Wita dari BPBD Badung. Merespons laporan tersebut, delapan personel tim rescue segera dikerahkan menuju lokasi. Di saat bersamaan, petugas siaga SAR menghubungi Samapta Polda Bali serta Polsek Petang untuk memperkuat personel dan dukungan peralatan.

Baca Juga:   Mengenal Sentra Pengelolaan Limbah Lagoon The Nusa Dua dan ITDC Utilitas

Setibanya di lokasi, tim SAR gabungan langsung melakukan koordinasi dan menyusun strategi evakuasi. Medan yang curam dan posisi korban di dasar sungai membuat proses penyelamatan tidak bisa dilakukan secara cepat. Sekitar pukul 14.10 Wita, personel SAR mulai diturunkan menggunakan teknik lowering dengan peralatan mountaineering menuju titik keberadaan korban.

Proses evakuasi berlangsung penuh kehati-hatian dan membutuhkan ketahanan fisik serta konsentrasi tinggi. Hampir 1 jam tim berjibaku di medan terjal, hingga akhirnya pada pukul 15.02 Wita, korban berhasil dievakuasi ke atas jembatan. Sukmawati ditemukan dalam kondisi sadar, namun terlihat lemas dan mengalami luka di bagian dekat pelipis mata. Proses penarikan dilakukan dengan sistem tandem untuk memastikan keselamatan korban dan petugas.

Baca Juga:   Gerai Layanan Bea Cukai Gabung ke MPP Badung

Tim medis yang telah bersiaga di lokasi langsung memberikan pertolongan pertama sebelum korban dibawa menggunakan ambulans menuju Puskesmas Petang untuk penanganan lebih lanjut. “Korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan selanjutnya dibawa ke Puskesmas Petang,” ujar Koordinator Lapangan SAR, Dimas.

Baca Juga:   Meriah, Suasana Natal di Bandara Ngurah Rai

Operasi penyelamatan ini melibatkan unsur SAR gabungan yang cukup besar, diantaranya Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (8 personel), Samapta Polda Bali (8 personel), Brimob Polda Bali (10 personel), Koramil 1611-06/Petang (6 personel), Bhabinkamtibmas Desa Petang, BPBD Badung (6 personel), Damkar Badung (12 personel), Mapala Cakra Bhuana, pihak keluarga korban, serta masyarakat setempat. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini