Mangupura, balibercerita.com –
Sebanyak 796 ton sampah kiriman ditangani petugas DLHK Badung dari kejadian banjir rob di pesisir selatan Bali. Sampah tersebut berupa ranting kayu, batang pohon dan sampah plastik yang diangkut dari pesisir barat, mulai dari Pantai Pererenan di Kecamatan Kuta Utara hingga Pantai Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan. Wilayah yang paling terdampak adalah Pantai Seminyak, Legian dan Kuta (Samigita) dengan volume sampah kiriman 606 ton.
Menurut keterangan Kepala Bidang Pengelolaan Kebersihan dan Bahan Berbahaya dan Beracun, DLHK Badung, I Putu Suantara, sampah tersebut ada yang sudah dikirim ke TPA Suwung dan ada yang masih dititip sementara di sejumlah stop over (STO) di masing-masing pantai. Sampah yang dikumpulkan di STO berupa sampah ranting kayu dan batang pohon ukuran besar, sedangkan sampah berupa plastik langsung dikirim ke TPA. “Proses evakuasi sampah yang masih ada di STO itu akan dilakukan secara bertahap ke TPA,” ujarnya.
Dipaparkannya, dari total sampah kiriman itu, sebanyak 22 ton ditangani dari Pantai Seminyak, kemudian di Pantai Legian sebanyak 96 ton, Pantai Kuta sebanyak 488 ton, Pantai Jerman sebanyak 104 ton dan Pantai Jimbaran sebanyak 86 ton. Selama proses penanganan, pihaknya mengerahkan ratusan personel dan alat berat yang disebar di sejumlah pantai.
“Selain tim dari Dinas LHK, kita juga di-backup sama masyarakat dan instansi lainnya dalam penanganan sampah itu,” imbuhnya. (BC5)



















