balibercerita.com –
Pelaksanaan MotoGP di sirkuit Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, NTT, bakal memiliki hal yang berbeda dari tahun sebelumnya. Tak hanya menjadi arena bertarung para pembalap di kelas utama MotoGP, Moto 2, dan Moto3, saat ini akan ada kelas terbaru yakni Moto4. Sirkuit Mandalika pun bakal menjadi penyelenggara pertama dari ajang yang mempertemukan pembalap dari usia 14 tahun.
Direktur Operasi ITDC, Troy Reza Warokka selaku manajemen sirkuit menyatakan, saat ini perhatian masyarakat Indonesia ada pada pembalap Mario Aji dan Veda Ega. Namun, yang tak kalah penting dalam GP Mandalika akan ada kelas Moto4
“Tapi jangan lupa juga ada Moto4. Jadi Moto2, Moto3, ada Moto4. Nah, Moto4 ini adalah debutan pembalap-pembalap,” ujar Troy, Sabtu (27/9).
Dalam ajang perdana ini, dirinya menyebutkan, akan ada beberapa pembalap muda Indonesia yang ikut bertarung. Selain itu beberapa lainnya lebih banyak berasal dari Asia. Terlebih, ajang ini awalnya berada di Asian Racing yang naik kelas pada MotoGP. “Ada pembalap Indonesianya, cukup banyak,” ucapnya.
Selain perdana di Indonesia, ajang Moto 4 memilih sirkuit Mandalika disebut menjadi pelaksanaan pertama dalam MotoGP.
Padahal dari kondisi sirkuit, Mandalika dikenal memiliki tikungan yang sulit ditaklukkan. Bahkan pembalap sekelas Marc Marquez pun kerap mengalami insiden hingga menyebabkan cedera.
“Tapi ini adalah salah satu pembuktian bahwa Sirkuit Mandalika itu memberikan, bukan hanya memberikan proses pembibitan dari awal. Kita bisa kasih mereka untuk latihan, kita kasih lihat mereka untuk melakukan beberapa course baru,” terang Troy.
Selain menanti penampilan para pembalap muda, Troy mengakui saat ini banyak pecinta MotoGP yang menantikan peraih podium. Sebab, sejak awal dilaksanakan Sirkuit Mandalika tidak pernah memiliki juara yang tetap.
“Tapi memang semua sekarang orang lihatnya pertama adalah Veda Ega, Mario Aji, dan pembuktian apakah Marquez bisa naik podium di tahun ini. Karena kan selama dia ke Mandalika selalu ketemu dengan accident,” paparnya (BC9)

















