Beranda Umum Pencarian Korban KMP Tunu Pratama Jaya Diperpanjang, 23 Orang Masih dalam Pencarian

Pencarian Korban KMP Tunu Pratama Jaya Diperpanjang, 23 Orang Masih dalam Pencarian

0
KMP Tunu Pratama Jaya
Tim penyelam saat hendak mendeteksi kondisi bawah laut. (ist)

Banyuwangi, balibercerita.com –
Operasi pencarian korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali resmi diperpanjang hingga Jumat (11/7), setelah mencapai batas akhir pencarian pada hari ketujuh, Selasa (8/7). Keputusan ini diambil atas dasar kemanusiaan, mengingat masih banyak korban yang belum ditemukan yakni 23 orang.

Memasuki hari kedelapan pada Rabu (9/7), tim SAR gabungan terus berjibaku di lapangan, meskipun harus menghadapi kondisi cuaca yang kurang bersahabat di Selat Bali. Cuaca dominan berawan tebal, angin bertiup kencang dengan kecepatan antara 4 hingga 25 knots, gelombang laut mencapai ketinggian 2,5 hingga 4 meter, serta arus permukaan yang cukup kuat dengan kecepatan 2,4 meter per detik.

Baca Juga:   Serunya Hari Anak Nasional di Bandara Ngurah Rai, Ada Tarian dan Gendang Mini untuk Penumpang Cilik!

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, R. Eko Suyatno, selaku SAR Mission Coordinator (SMC), menyampaikan bahwa SRU underwater yang berada di bawah supervisi Danguspurla Koarmada II tetap melakukan observasi bawah air, meskipun kondisi laut menantang.

Dalam konferensi pers bersama SMC dan sejumlah pemangku kepentingan lainnya, Danguspurla Koarmada II menjelaskan bahwa tim telah menurunkan kamera bawah air hingga kedalaman 35 meter. Namun tak lama setelah mencapai kedalaman tersebut, kamera terbawa arus bawah laut. “Sebelum hanyut, kita masih sempat memantau gambaran objek di bawah air, pada kedalaman 48 sampai 49 meter,” jelasnya.

Baca Juga:   Warga Ceningan Diduga Jatuh ke Laut Saat Mancing

Hingga Rabu sore, SRU laut yang memfokuskan pencarian di sektor selatan, serta SRU darat yang menyisir sepanjang pesisir pantai, belum menemukan tanda-tanda baru terkait keberadaan korban.

Di sisi lain, Polresta Banyuwangi bersama Pemkab Banyuwangi secara konsisten memberikan layanan trauma healing kepada keluarga korban yang masih menunggu kabar di Posko Gabungan ASDP Ketapang.

Operasi pencarian hari kedelapan ini melibatkan berbagai unsur SAR dari sejumlah instansi dan organisasi, antara lain Kantor Pusat Basarnas, Kantor SAR Surabaya, SAR Denpasar, Koarmada II, Satud PP, Pushidrosal, Lanal Banyuwangi, Lanal Gilimanuk, Ditpolairud Polda Jatim, Polres Banyuwangi, Satpolairud Polres Banyuwangi, Satpolairud Polda Bali, Satbrimob, KPLP, BSG, KSOP Banyuwangi, ASDP Ketapang, BMKG, Syahbandar Gilimanuk, KPLP Gilimanuk, Kodim 0825/Banyuwangi, KP3 Banyuwangi, BPTD Gilimanuk, BPBD Provinsi Jatim, BPBD Kabupaten Banyuwangi, Damkar, Tagana, BKK Banyuwangi, SAR MTA, SAR OPA UNEJ, Besromben Indonesia, serta sejumlah nelayan dan organisasi potensi SAR lainnya. (BC5)

Baca Juga:   Badung Tumbang Lawan Denpasar di Futsal Porprov XVI 2025

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini