Museum Bom Bali Siap Dibangun, Jadi Simbol Perdamaian dan Daya Tarik Wisata Baru

0
209
Museum Bom Bali
Ketua LPM Kelurahan Kuta, Putu Adnyana. (ist)

balibercerita.com –
Pemerintah Kabupaten Badung tengah menyiapkan pembangunan Museum Bom Bali di kawasan Jalan Legian, Kelurahan Kuta. Keberadaan museum ini diharapkan tak hanya menjadi pengingat atas tragedi memilukan yang terjadi dua dekade silam, namun juga menjadi daya tarik wisata baru di kawasan Kuta.

Ketua LPM Kelurahan Kuta, Putu Adnyana membenarkan, rancangan pembangunan Museum Bom Bali telah disiapkan oleh Pemkab Badung. Ia juga mengetahui bahwa lahan untuk pembangunan museum sudah disediakan. “Rencananya akan dibangun museum di sebelah monumennya, artinya menjadi kesatuan nanti ke depannya,” ujar Adnyana, Minggu (19/10).

Menurutnya, kehadiran museum akan berdampak positif terhadap kunjungan wisatawan. Setiap tahun, pada peringatan tragedi Bom Bali, keluarga korban datang dari berbagai daerah, bahkan sejak jauh hari sebelum acara digelar.

Baca Juga:   Pertamina Patra Niaga Salurkan Bantuan Banjir Bali kepada Korban

“Meski tahun ini peringatannya sederhana, padahal kalau Pemkab Badung jeli, itu keluarga korban sejak awal Oktober sudah di sini untuk menanti 12 Oktober,” ungkapnya.

Adnyana berharap, pembangunan museum dapat segera terealisasi sesuai rencana, yakni dimulai pada tahun 2026. Ia juga mengusulkan agar pengelolaan museum diserahkan kepada LPM Kelurahan Kuta sejalan dengan permohonan pengelolaan Monumen Bom Bali yang saat ini masih dalam proses.

“Kami dari LPM Kelurahan Kuta memohon diberikan pengelolaan monumen ini nanti akan bersambung dengan pengelolaan museum. Tetapi tidak terlepas mohon biaya perawatannya tetap melalui anggaran Pemkab Badung,” paparnya.

Baca Juga:   Bupati Adi Arnawa Salurkan Bantuan Logistik Pascabencana Banjir di Kuta

Permintaan tersebut, lanjutnya, diajukan agar pengelolaan dapat dilakukan secara maksimal oleh pihak yang paling dekat dengan lokasi. “Karena yang terdekat itu kan kami, apapun yang berkaitan dengan keamanan, acara-acara di monumen lebih cenderung mencari ke kami. Makanya itu harapannya agar diberikan pengelolaan,” terangnya.

Untuk diketahui, Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung selaku pengampu pembangunan museum telah menyiapkan feasibility study (FS) dan pematangan lahan. Berdasarkan data dari laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Badung, penyusunan DED (detail engineering design) saat ini masih dalam proses lelang, dengan nama paket Belanja Modal Bangunan Gedung Museum – Penyusunan DED Pembangunan Museum Perdamaian Bali.

Baca Juga:   Hadiri Muscab X IBI Badung, Ini Harapan Wabup Suiasa

Adapun pagu anggarannya mencapai Rp867,5 miliar lebih, yang bersumber dari APBD 2025 dan dikategorikan sebagai jasa konsultasi badan usaha konstruksi.

Kepala Dinas Kebudayaan Badung, I Gde Eka Sudarwitha menjelaskan bahwa pembangunan museum telah mendapat persetujuan dari Bupati Badung dan akan mulai direalisasikan pada tahun 2026. “Ya, saat ini baru penyusunan DED-nya. Itu dikerjakan oleh Dinas PUPR, termasuk pembangunannya. Nanti kami terima jadi,” ujar Sudarwitha. (BC9)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini