Mulai Tumbuh, Kunjungan Wisman ke Pantai Melasti 

0
240
Pantai Melasti
Komang Sri saat melayani pelanggan yang bersantap siang di Warung Sri, Pantai Melasti. (BC5)

Mangupura, balibercerita.com – 

Seiring meningkatnya penerbangan internasional ke Bali, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Pantai Melasti mulai meningkat. Kondisi itu membawa kegembiraan dari masyarakat yang berprofesi menjadi pedagang di pantai tersebut. 

Menurut penuturan seorang pedagang di Pantai Melasti, Komang Sri, sejak penerbangan internasional mulai mendarat di Bali, jumlah wisman mulai bermunculan. Hal tersebut tentu menjadi kegembiraan bagi warga yang berjualan. Karena selama ini kunjungan wisman memang cukup menggerakkan sektor perekonomian warga. Wisman cenderung lebih banyak berbelanja dan memilih berbelanja di warung warga. 

“Wisatawan asing mulai muncul sejak bulan Februari akhir. Memang jumlahnya tidak banyak, masih satu dua orang,” ucapnya, Rabu (30/3).

Pengelola Warung Sri Melasti ini mengungkapkan, sebelum pandemi Covid-19 melanda, kunjungan ke Pantai Melasti lebih didominasi internasional khususnya wisatawan Australia, Cina, Eropa dan Amerika. Jika dipersentasekan, jumlah wisatawan asing itu berkisar 80 persen berbanding 30 persen wisatawan domestik. Saat pandemi melanda, jumlah kunjungan lebih didominasi wisatawan domestik. 

Baca Juga:   Nusa Dua Tawarkan Promo Menarik Selama Libur Nataru

Kendati wisman mulai tampak di Pantai Melasti, namun jumlah itu dinilai belum seperti saat kunjungan sebelum masa pandemi. Pada siang hari, biasanya warung makan yang dikelola oleh warga sudah diserbu oleh wisman. Namun saat ini pemandangan itu masih sesekali ditemui dan itu sebarannya tidak merata. “Wisatawan asing memang lebih suka makan di warung warga. Mungkin karena mereka tertarik melihat bentuk bangunan, pelayanan atau masakannya,” bebernya.

Dara berparas ayu ini berharap agar kunjungan ke Pantai Melasti bisa kembali meningkat. Sebab warga pada umumnya sudah siap dan senantiasa menerapkan prokes yang ketat. Hal itu tentunya akan berdampak mempercepat pemulihan ekonomi warga. 

Baca Juga:   Singapore Airlines Angkut 159 WNA dari 25 Negara 

Terpisah, Kepala Pengelola Pantai Melasti, Wayan Karnawa tidaklah memungkiri hal itu. Saat pandemi Covid-19 melanda, kunjungan wisatawan asing diketahui masih nampak dengan jumlah yang relatif minim. Kebanyakan dari mereka merupakan wisatawan yang tinggal dan menginap di sekitar kawasan Kuta Selatan. Saat PPKM darurat diterapkan, kunjungan bule kemudian menghilang. “Sebelum pandemi, kunjungan yang mendominasi memang wisatawan asing. Nah, setelah pariwisata Bali dibuka, itu berubah komposisinya. Kebanyakan domestik saat itu,” ungkapnya.

Seiring dengan kebijakan rileksasi yang dilakukan pemerintah, kunjungan wisman kembali muncul secara perlahan. Namun, jumlah tersebut belumlah seperti sebelum pandemi. Jika dirata-ratakan, jumlah kunjungan wisatawan asing saat ini baru sekitar 10 persen. Ia berharap jumlah tersebut nantinya bisa kembali meningkat, sebab kecenderungan wisman lebih banyak menghabiskan waktunya di Pantai Melasti. Bahkan mereka bisa berada dari pagi sampai sore hari.

Baca Juga:   Kemenparekraf Genjot Peningkatan Kualitas SDM Desa Wisata di Lombok

Di sisi lain ia juga cukup bersyukur dengan kunjungan wisatawan domestik yang selama ini berkunjung ke Pantai Melasti. Hal itu diakuinya sangat membantu masyarakat dalam menggerakan roda perekonomian mereka. Perlahan, ia berharap kunjungan wisata nantinya dapat kembali pulih. Baik itu melalui peningkatan kunjungan wisatawan domestik maupun wisatawan asing. 

“Saat ini kunjungan wisata per hari rata-rata mencapai seribuan orang. Kalau dulu saat pandemi hanya kisaran lima ratusan orang per hari. Untuk kunjungan foto prewedding sekarang masih sepi, kalau dulu biasanya puluhan couple per hari,” pungkasnya. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini