Meski Bandara Ngurah Rai Tutup Operasional, Pendaratan Emergency Tetap Dilayani

0
229
operasional
Suasana Nyepi di Bandara Ngurah Rai beberapa tahun silam. (ist)

Mangupura, balibercerita.com –

Mulai Kamis (3/3) pukul 06.00 Wita, Bandara I Gusti Ngurah Rai berhenti beroperasional selama 24 jam. Hal itu dilakukan untuk menghormati dan mendukung pelaksanaan hari raya Nyepi Saka 1944. Operasional bandara akan kembali dibuka pada Jumat (4/3), pukul 06.00 Wita.

Baca Juga:   Pendidikan Gratis Berbayar Gunakan Sampah Ala Yayasan Project Jyoti Bali

Stakeholder Relation Manager Angkasa Pura I Ngurah Rai, Taufan Yudhistira menerangkan, penutupan operasional Bandara Ngurah Rai rutin dilakukan saat pelaksanaan Catur Brata Panyepian. Kendati demikian, Bandara Ngurah Rai tetap melayani maskapai yang mengalami emergency landing dan medical evakuasi. “Mudah-mudahan tidak ada (emergency landing dan medical evakuasi,red) saat itu,” harapnya.

Baca Juga:   Perdana Terkoneksi dengan Newcastle, Bali Kian Diminati Wisatawan Australia

Selama Nyepi, pihaknya bersama komunitas bandara tetap menyiagakan personel. Mereka akan standby bertugas di lapangan. Hal itu untuk mengantisipasi kemungkinan dua jenis penerbangan tersebut mendarat di Bali.

Selama nyepi, lampu penerangan di area bandara akan dimatikan secara total. Namun, ada pengecualian untuk titik vital yang memang membutuhkan pencahayaan. (BC5)

Baca Juga:   Hampir 20 Ribu Potensi Pajak Baru Terdata di Badung, Nilai Nominal Belum Dipastikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini