balibercerita.com –
Kapal penumpang jenis Ro-Ro KMP Cemerlang 55 kandas di sekitar perairan Pelabuhan Gilimanuk pada Selasa (11/11), sekitar pukul 15.25 Wita. Kapal yang melayani rute Ketapang – Gilimanuk itu kandas di jarak sekitar 1,81 nautical mile (Nm) dari dermaga Pelabuhan Gilimanuk, tepatnya di koordinat 8°7’50.04″S – 114°26’19.62″E.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya menjelaskan bahwa kapal berangkat dari Pelabuhan Ketapang sekitar pukul 14.30 Wita dengan membawa 69 orang di dalamnya. “Dari total tersebut, terdapat 13 orang ABK, 3 orang pengikut, dan 53 orang penumpang,” ungkapnya, Selasa (11/11) malam.
Informasi kejadian pertama kali diterima dari TNI AL Gilimanuk pada pukul 15.40 Wita. Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Denpasar melalui Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana segera mengerahkan 9 personel menuju lokasi.
Setibanya di Pelabuhan Gilimanuk, tim langsung mengoperasikan Rigid Inflatable Boat (RIB) 01 Gilimanuk untuk proses evakuasi. “Ada beberapa alat utama yang dikerahkan di lapangan, diantaranya KP Tanjung Rening (Polair Polres Jembrana), RIB Brimob Kompi C Gilimanuk, dan KP V 49 Syahbandar Pelabuhan Gilimanuk,” ucap Sidakarya.
Meski evakuasi dilakukan di tengah kondisi cuaca hujan ringan, seluruh penumpang berhasil diselamatkan. Pada pukul 17.15 Wita, seluruh penumpang berhasil dievakuasi ke Dermaga Gilimanuk dalam keadaan selamat. Tidak lama setelah evakuasi selesai, kapal yang kandas kemudian ditarik menggunakan tug boat.
Operasi SAR ini melibatkan sejumlah unsur gabungan, antara lain Basarnas Jembrana, TNI AL Gilimanuk, Polair Polda Bali, Polair Polres Jembrana, Brimob Kompi C Gilimanuk, Syahbandar Pelabuhan Gilimanuk, dan ASDP Pelabuhan Gilimanuk. (BC5)


















