
Negara, balibercerita.com –
Kaum muda di Kabupaten Jembrana menunjukkan semangat kritis dan partisipatif dalam diskusi publik bertema “Refleksi 100 Hari Kepemimpinan dan Analisis Strategi Bupati dan Wakil Bupati Jembrana Menuju Jembrana yang Maju, Harmoni, dan Bermartabat”. Acara yang berlangsung di Ireng Kopi, Dauhwaru, pada Sabtu (19/7) malam, ini digagas oleh komunitas anak muda Lokal Perspektif.
Diskusi ini menjadi jembatan dialog antara pemerintah daerah dan generasi muda untuk membahas arah pembangunan serta meninjau kinerja awal duet kepemimpinan Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan dan Wakil Bupati IGN Patriana Krisna (Ipat).
Bupati Kembang hadir secara daring dan menyampaikan refleksinya atas 100 hari pertama masa jabatannya. Ia menyoroti pelaksanaan delapan program unggulan yang telah mulai dijalankan serta urgensi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).
“Peningkatan PAD adalah langkah strategis yang harus kita dorong untuk memastikan pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak pada masyarakat,” tegas Kembang.
Sementara itu, Wabup Ipat hadir langsung di tengah peserta, menjabarkan 24 program unggulan yang menjadi bagian dari visi-misi pemerintah daerah. Ia juga menyampaikan terima kasih atas antusiasme para peserta yang terdiri dari pemuda, pelaku usaha, komunitas, dan organisasi lokal.
“Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa masyarakat, khususnya anak muda, peduli terhadap arah pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Jembrana sangat terbuka terhadap masukan dan evaluasi dari publik,” ungkap Ipat.
Kegiatan ini juga mempertegas komitmen Pemkab Jembrana dalam membangun sistem pemerintahan yang terbuka dan melibatkan berbagai unsur masyarakat.
I Komang Adi Muliana, selaku Founder Lokal Perspektif, menjelaskan bahwa forum ini merupakan bagian dari upaya komunitasnya untuk meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap proses pembangunan.
“Diskusi ini tidak hanya ajang bertukar pikiran, tetapi juga diarahkan untuk menyusun rekomendasi kebijakan publik serta rencana kerja tindak lanjut bagi pemerintah daerah. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa terus diadakan secara rutin dengan melibatkan berbagai elemen mulai dari masyarakat sipil, pelaku usaha, hingga akademisi,” ujarnya.
Dengan semangat kolaborasi, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pemicu lahirnya ide-ide segar dari kaum muda yang turut andil dalam menentukan wajah Jembrana ke depan. (BC13)


















