Jangan Abaikan Bendera Pantai, Badung Lifeguard Tekankan Edukasi Keselamatan Pengunjung

0
29
Bendera pantai
Bendera merah yang dipasang di Pantai Kuta. (ist)

balibercerita.com –
Di sepanjang pantai kawasan selatan Badung, bendera keselamatan kerap kali masih diabaikan pengunjung. Padahal, di balik warna-warna tersebut tersimpan informasi penting yang berkaitan langsung dengan keselamatan jiwa. Inilah yang terus ditekankan Kepala UPTD Badung Lifeguard Kuta Selatan, I Wayan Somer kepada para wisatawan yang hendak beraktivitas di laut.

Menurut Somer, setiap bendera yang dipasang oleh petugas lifeguard memiliki makna khusus. Bendera merah-merah menandakan area yang terlarang untuk aktivitas air karena berisiko tinggi, baik akibat arus laut yang kuat, keberadaan sampah kiriman, maupun potensi bahaya lain seperti ubur-ubur. Namun, masih banyak pengunjung yang belum memahami pesan tersebut.

Baca Juga:   Momen HUT RI dan Kemerdekaan dari Pandemi, GWK Kemas Acara Spektakuler

Kondisi ini semakin relevan di tengah musim angin barat. Hampir seluruh bentang pantai barat Kabupaten Badung kini dipenuhi sampah kiriman yang terbawa arus laut. Selain mengganggu pemandangan, tumpukan sampah tersebut dapat menyembunyikan bahaya dan meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengunjung yang tetap memaksakan diri bermain air.

Somer menilai, edukasi mengenai keselamatan pantai harus terus dilakukan. Ia menyebutkan, zona yang ditandai dengan jarak antar bendera merah-kuning merupakan area yang relatif aman untuk aktivitas air seperti mandi dan berenang. Sebaliknya, area dengan jarak antar bendera merah menandakan zona berbahaya yang sebaiknya dihindari.

Baca Juga:   Truk BBM Tabrak Pohon dan Terguling, Sopir Meninggal

Dalam praktiknya, petugas Badung Lifeguard tidak hanya bertugas melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan edukasi langsung di lapangan. Setiap pengunjung yang terlihat mengabaikan rambu keselamatan akan diingatkan, baik melalui tiupan peluit maupun penjelasan secara langsung. Somer pun mendorong pengunjung untuk aktif bertanya kepada petugas sebelum turun ke laut.

Ia juga mengingatkan agar pengunjung tidak bersikap terlalu percaya diri dengan kemampuan berenang. Menurutnya, kondisi laut sangat berbeda dengan kolam renang, terutama di wilayah dengan arus yang kuat dan tidak terduga. Kesalahan kecil dapat berujung pada situasi berbahaya.

Baca Juga:   Waspadai Pasang Maksimum Air Laut dan Banjir Pesisir di Awal Februari

Somer mengimbau pengunjung agar meningkatkan kewaspadaan saat bermain air di luar jam pengawasan lifeguard, yakni sebelum pukul 07.00 Wita dan setelah pukul 19.00 Wita. Dengan memahami arti bendera keselamatan dan mematuhi arahan petugas, pengunjung diharapkan dapat menikmati pantai dengan aman dan nyaman. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini