
Denpasar, balibercerita.com –
Pemerintahan Kelurahan Peguyangan, Denpasar Utara melakukan sosialisasi dan pemantauan penduduk non permanen menjelang Natal dan tahun baru (Nataru) di wilayahnya, Kamis (15/12) malam. Kegiatan ini merupakan komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah mulai tingkat desa dan kelurahan di Kota Denpasar.
Pemantauan dipimpin langsung Lurah Peguyangan, I Gede Sudi Arcana didampingi jajaran Babinkamtias, Babinsa, unsur pecalang banjar, linmas dan perangkat Kelurahan Peguyangan. Dalam kegiatan itu, hadir pula Camat Denpasar Utara, Wayan Yusswara.
Lurah Peguyangan, I Gede Sudi Arcana menjelaskan, pemantauan lingkungan dan sosialisasi penduduk non permanen di wilayahnya ini dirancang sebanyak 5 kali di bulan Desember ini. “Tim pemantau dibagi menjadi beberapa kelompok yang bertugas memantau 13 banjar di Kelurahan Peguyangan. Untuk lingkungan banjar yang besar pihak kelurahan langsung terjun memantau. Sementara untuk lingkungan banjar yang lebih kecil kami terjunkan kelompok yang lebih kecil,” jelasnya.
“Kemarin pada Kamis, 15 Desember 2022, kami melaksanakan pemantauan dan sosialisasi penduduk non permanen di lingkungan Banjar Pemalukan, lingkungan Banjar Kertasari dan lingkung Banjar Tek-Tek. Total didata 170 orang penduduk non permanen (78 KTP luar Bali dan 92 orang KTP Bali). Rinciannya yakni di lingkungan Banjar Pemalukan sebanyak 25 orang penduduk non permanen KTP luar Bali dan 45 orang KTP dari Bali. Di lingkungan Banjar Tek-Tek sebanyak 26 orang KTP luar Bali dan 2 orang KTP dari Bali. Serta di lingkungan Banjar Kertasari sebanyak 27 orang KTP luar Bali dan 40 orang KTP Bali.
Sebelumnya, kami juga telah melakukan pemantauan di Banjar Prajasari. Untuk hari Jumat, 16 Desember 2022, kami lanjutkan di Banjar Pulugambang, Banjar Tengah, Banjar Benaya dan Banjar Kepuh.
Semoga melalui kegiatan ini pihak kami mampu mendata secara lebih baik secara administratif terkait pendataan penduduk non permanen di wilayah Kelurahan Peguyangan sekaligus kami isi dengan sosialisasi untuk tetap menjaga keamanan, ketertiban dan kondusivitas wilayah terutama menjelang perayaan Nataru,” imbuhnya. (BC17)

















