Lombok, balibercerita.com –
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) The Mandalika kembali menunjukkan daya tariknya bagi investor global. PT Kleo Mandalika Resort, perusahaan penanaman modal asing (PMA) yang merupakan hasil kolaborasi antara Indonesia, Jepang, dan Dubai, resmi mendapatkan lahan Lot TTA3-A dari ITDC untuk membangun hotel bintang lima berkonsep luxury brand collection.
Serah terima lahan dilakukan melalui penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) pada Rabu (6/8) di Tanjung Aan, Lombok Tengah. Acara ini disaksikan langsung oleh Forkopimda Kabupaten Lombok Tengah sebagai bentuk dukungan penuh terhadap investasi yang masuk ke kawasan.
Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka menyebut bahwa langkah ini adalah sinyal kuat bagi dunia internasional bahwa The Mandalika siap menjadi tuan rumah bagi investasi kelas dunia. “Kehadiran investor asing seperti PT Kleo Mandalika Resort menegaskan bahwa iklim investasi di The Mandalika sangat positif. Mereka percaya pada potensi kawasan ini, pada status lahan yang clean and clear, serta dukungan dari masyarakat dan pemerintah daerah,” jelasnya.
Hotel yang akan dibangun di atas lahan seluas lebih dari 101.000 meter persegi ini diproyeksikan menyerap investasi senilai Rp2,1 triliun. Kehadirannya akan melengkapi ekosistem pariwisata premium yang tengah dikembangkan di The Mandalika, bersinergi dengan atraksi wisata, fasilitas event internasional, dan kawasan pendukung lainnya.
Sebagai perusahaan dengan rekam jejak internasional dalam industri properti dan perhotelan, PT Kleo Mandalika Resort membawa standar baru dalam pembangunan akomodasi mewah. Investasi mereka bukan hanya menciptakan lapangan kerja dan peluang ekonomi lokal, tapi juga memperkuat posisi The Mandalika di peta pariwisata dunia.
Pemerintah daerah, melalui Wakil Bupati Lombok Tengah dan jajaran Forkopimda, menegaskan komitmennya dalam mendukung investasi yang masuk, mulai dari proses perizinan hingga pengamanan proyek. “Kami ingin memastikan bahwa para investor merasa aman, nyaman, dan didukung penuh. Karena investasi seperti ini bukan hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga mempercepat transformasi daerah,” ungkap salah satu pejabat Forkopimda yang hadir.
ITDC sebagai pengelola kawasan menyatakan akan terus mengawal pengembangan The Mandalika sesuai prinsip tata kelola yang baik dan pembangunan berkelanjutan. “Kami tidak hanya membangun kawasan, tapi juga membangun kepercayaan dunia,” kata Troy. (BC5)
















