Imaginaria by Digimap Hadir di Bali, Apple Premium Terbesar di Asia Tenggara dengan Ruang Kolaborasi Seni dan Teknologi

0
130
Imaginaria by Digimap
Farah Fausa Winarsih bersama Handaka Santosa saat berbincang di Imaginaria by Digimap di Sunset Road. (BC5)

balibercerita.com –
Bali kembali menegaskan posisinya sebagai pusat kreativitas dan inovasi melalui hadirnya Imaginaria by Digimap di Sunset Road Seminyak Kuta. Di sini, sebuah ruang baru terlahir, ruang di mana seni bertemu teknologi, dan kreativitas lokal berpadu dengan inovasi global. Apple Premium Partner Store terbesar di Asia Tenggara ini lebih dari sekadar gerai, melainkan tempat kolaborasi, eksplorasi, serta pengalaman imersif yang mengajak pengunjung melihat bagaimana teknologi dapat hidup berdampingan dengan seni budaya.

Menempati bangunan seluas 1.100 m² di atas lahan 3.300 m², gerai ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman menikmati produk Apple secara lebih lengkap dan menyeluruh. Nuansa segar dan modern berpadu dengan layanan purnajual terpadu, menghadirkan standar baru bagi pengalaman ritel di jantung Pulau Dewata. Imaginaria menjadi tonggak penting dalam perjalanan ritel Apple yang menggabungkan teknologi, desain, seni, dan budaya dalam satu ruang unik yang tidak ditemukan di tempat lain.

Imaginaria by Digimap juga menjadi destinasi bagi mereka yang ingin merasakan harmoni antara kreativitas lokal dan nilai budaya Bali. Pada area atrium, berdiri ukiran batu berfilosofi Bali “Sekala Niskala” yang terlihat dan tak terlihat, melambangkan keseimbangan antara tradisi dan inovasi masa depan.

Konsep toko ini merayakan integrasi antara teknologi Apple dan kreativitas Indonesia. Karya seni digital dari desainer Tanah Air ditampilkan melalui iPad, sementara tiga layar raksasa yang terhubung dengan lini produk terbaru seperti MacBook, iPad, dan iPhone mengajak pengunjung berinteraksi, bereksplorasi, dan merasakan pengalaman produk secara langsung. Gerai ini juga menghadirkan merchandise eksklusif yang dikurasi sebagai suvenir khas dari destinasi kreatif ini.

“Kami sangat gembira membuka Imaginaria by Digimap sebagai gerai Apple Premium Partner terbesar di kawasan ini. Gerai ini menghadirkan rangkaian lengkap produk Apple kepada pelanggan di Bali, didukung layanan purnajual yang luar biasa dari tim ahli bersertifikasi Apple. Imaginaria juga menjual merchandise eksklusif hasil kolaborasi dengan seniman Indonesia, yang kami harapkan dapat memperkaya pengalaman berbelanja. Dengan demikian, Imaginaria menjadi destinasi one-stop shopping yang unik bagi para penggemar Apple,” kata Handaka Santosa, Direktur PT MAP Tbk.

Baca Juga:   Pertama Kali ke Pulau Dewata, Lucas Leiva Takjub dengan Fanatisme Big Reds Bali

Pada momentum peresmian yang dilaksanakan Jumat (12/12), Digimap memperkenalkan koleksi merchandise eksklusif hasil kolaborasi dengan seniman Indonesia Monez dan Muklay. Koleksi ini terinspirasi filosofi Rwa Bhineda tentang harmoni antara manusia, alam, dan kosmos. Dengan tagline “From Bali, for the Curious Mind”, simbol Kamboja, Bintang, dan Mata dihadirkan dalam bentuk kaos, tote bag, casing AirPods, hingga magnet kulkas.

Pembukaan gerai juga dimeriahkan dengan berbagai penawaran khusus mulai dari harga promo, gratis satu kali cicilan dari bank partner, hingga program True Zero dari penyedia Buy Now Pay Later (BNPL).

Handaka menjelaskan bahwa pembukaan Imaginaria merupakan bagian dari upaya mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berada pada angka 5,04 persen, di mana konsumsi rumah tangga berkontribusi lebih dari 50 persen. Kehadiran Digimap di Bali diharapkan dapat mendorong capaian menuju target pertumbuhan 8 persen.

Ia menambahkan, pemilihan Bali sebagai lokasi flagship tidak lepas dari pesatnya perkembangan pariwisata dan industri kreatif yang mampu mengangkat reputasi Indonesia di panggung global. “Bali ini salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang sangat baik. Kami memulai dari Bali untuk memberi kontribusi lebih bagi ekonomi nasional,” ujarnya.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa perpaduan antara kreativitas lokal dan teknologi global menjadi pondasi penting bagi Imaginaria. Kolaborasi tersebut diyakini mampu memperluas ruang bagi seniman lokal serta mendorong perkembangan ekosistem seni dan teknologi di Indonesia.

Baca Juga:   Rayakan Tiga Momen Sakral Sekaligus, LV8 Resort Hotel Hadirkan Promo Spesial Ramadan, Nyepi, dan Idul Fitri

Imaginaria juga dikonsep sebagai ruang pengalaman, bukan sekadar tempat membeli produk. Pelanggan bisa menikmati musik, bersantai di ruang yang nyaman, hingga mengeksplorasi kreativitas melalui perangkat Apple. “Visi jangka panjang kami bukan hanya menjual. Kami ingin setiap pelanggan pulang dengan pengalaman terbaik, merasa dihargai, dan mendapatkan lebih dari yang mereka bayangkan,” imbuh Handaka.

Saat ini, Digimap telah memiliki sekitar 90 gerai di seluruh Indonesia dan akan terus memperluas jaringan dengan fokus pada kenyamanan pelanggan dan layanan purnajual terpadu, memastikan setiap perangkat Apple dapat digunakan dengan lancar di mana pun dibeli.

Dukungan terhadap seniman lokal menjadi bagian penting dari konsep Imaginaria. Monez, seniman digital asal Bali, menjadi salah satu kolaborator yang menggarap art work yang mengangkat konsep rwa bhineda serta sekala–niskala. Ia menggambarkan “monster-monster” khas imajinasinya yang hidup berdampingan dengan manusia, teknologi, dan alam Bali. Hampir seluruh karyanya dibuat menggunakan perangkat Apple dan diwujudkan menjadi produk fisik. Monez berharap kolaborasi ini membuka jalan bagi lebih banyak seniman muda untuk berkarya bersama Digimap.

Dari sisi pemerintah, Sekretaris Diskominfos Provinsi Bali, Gusti Ngurah Kama Wijaya, menilai hadirnya Apple Store di Asia Tenggara merupakan bentuk pengakuan perusahaan teknologi global terhadap potensi Pulau Dewata. Hal ini menjadi penanda kepercayaan dunia terhadap Bali.

Bali yang dikenal lewat budaya dan keramahtamahannya selama ini terus bergerak menjadi pusat ekonomi kreatif nasional. Pembangunan ke depan akan bertumpu pada inovasi dan teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Karena itu ia menyambut hadirnya Apple Store dengan antusias dan penuh harapan. “Kami berharap kehadiran ini dapat menjadi mitra strategis bagi pengembangan ekosistem digital, termasuk bagi seniman lokal untuk menembus panggung internasional serta membuka peluang kerja baru,” ungkapnya.

Baca Juga:   Kahitna Buat Meleleh Kaum Hawa di Beachwalk Kuta Fest 2023

Pemprov Bali selalu siap bekerja sama dengan berbagai pihak dalam memperkuat ekosistem digital daerah. Ia berharap keberadaan Apple Store di Bali memberi manfaat bagi masyarakat, wisatawan, dan membuka jalan bagi kolaborasi yang lebih besar.

General Manager Marketing Apple MAP Zona Adiperkasa, Farah Fausa Winarsih, menegaskan bahwa kehadiran Imaginaria by Digimap di Bali tidak hanya membawa produk global, tetapi juga ruang bagi kreativitas lokal. “Bali ini pusat global, banyak turis datang berkunjung. Kami ingin menunjukkan bahwa meskipun menjual produk internasional, Digimap juga menjadi wadah pemberdayaan kreativitas lokal,” ujarnya.

Farah menjelaskan, Digimap konsisten menggandeng perupa dan desainer lokal dalam setiap karyanya. Pihaknya selalu berkolaborasi dengan visual artist dan desainer lokal. Bahkan Digimap Store Imaginaria dilukis langsung oleh Monez. Ia ingin memperlihatkan bagaimana Imaginaria menyatu dengan Bali.

Menurutnya, konsep gerai tersebut memang berbeda dari toko ritel teknologi pada umumnya. Pihaknya tidak hanya menjual, tetapi menghadirkan pengalaman. Ada art gallery yang seluruh karyanya dihasilkan menggunakan produk Apple,. Untuk pertama kalinya pula, Digimap meluncurkan merchandise eksklusif hasil kolaborasi Monez dan Muklay.

Farah menyebut Imaginaria juga menghadirkan program open studio, termasuk kelas dasar, tips, dan trik pemanfaatan perangkat Apple. “Kami ingin menghadirkan pengalaman yang tidak bisa ditemukan di tempat lain, bagaimana teknologi dipadukan dengan budaya,” imbuhnya.

Ia menegaskan komitmen Digimap untuk terus mendukung talenta lokal di berbagai kota. Walaupun pertama kali berkolaborasi dengan artis lokal di Bali, namun ke depan sangat mungkin untuk bekerja sama dengan kreator seni lainnya. Banyak visual artist muda yang perlu ruang, dan pihaknya bangga bisa mendukung mereka. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini