FLOQ Hadirkan Mini Akademi Crypto, Permudah Masyarakat Belajar Aset Digital

0
111
FLOQ
Dari kiri: Co-founder Akademi Crypto, Timothy Ronald, Pendiri FLOQ, Yudhono Rawis, dan Co-founder Akademi Crypto, Kalimasada. (ist)

balibercerita.com –
Minat masyarakat Indonesia terhadap aset kripto terus meningkat, terlihat dari pertumbuhan FLOQ yang sudah menembus 1,2 juta pengguna sejak dirilis pada Mei 2025. Namun di balik tren tersebut, banyak orang masih merasa belajar kripto itu rumit dan penuh risiko. Menjawab kebutuhan itu, FLOQ meluncurkan Mini Akademi Crypto, program edukasi yang dibuat agar siapa saja bisa belajar kripto dari nol dengan cara yang mudah dan aman.

FLOQ kini menjadi salah satu platform kripto dengan perkembangan tercepat di Indonesia, dengan lebih dari 250 ribu pengikut di media sosial dan 10 ribu anggota komunitas aktif. Upaya edukasinya juga mendapat perhatian luas, termasuk lebih dari 300 pemberitaan media nasional yang menyoroti langkah FLOQ dalam mempercepat literasi aset digital.

Baca Juga:   Cegah PMK Melalui Transportasi Udara, Karpet Disinfektan Dipasang di Bandara Ngurah Rai

Pendiri FLOQ, Yudhono Rawis menegaskan bahwa FLOQ tidak hanya fokus pada jual-beli kripto, tetapi juga ingin menjadi gerakan yang membuka akses ekonomi digital untuk semua kalangan. Ia pun aktif berdiskusi dengan regulator untuk mendorong kebijakan yang mempermudah masyarakat masuk ke ekosistem digital.

Mini Akademi Crypto dirancang agar siapa saja bisa memahami dasar-dasar kripto tanpa kebingungan. Program ini menghadirkan materi belajar yang ringan serta panduan langsung dari Kalimasada, salah satu edukator kripto paling dikenal di Indonesia.

Program ini membantu peserta untuk memahami dasar-dasar kripto dengan bahasa sederhana, mencoba langkah awal trading secara aman, Belajar dalam komunitas yang suportif. Program ini juga memperluas edukasi yang sebelumnya dibangun oleh Timothy Ronald dan Kalimasada melalui Akademi Crypto.

Baca Juga:   Wisuda ke-99 Undiknas Bali dan Stifar Mahaganesha, Menkomdigi Meutya Hafidz Dorong Generasi Muda Siap Hadapi Era AI

“Dengan jutaan pengguna FLOQ, Mini Akademi Crypto bisa menjadi pintu awal bagi siapa pun yang ingin belajar kripto dari nol,” ujar Timothy Ronald. “Mini Akademi Crypto adalah cara kami membuat edukasi kripto bisa diakses semua orang, gratis dan mudah,” tambah Yudhono Rawis.

Fakta di lapangan menunjukkan masyarakat membutuhkan akses belajar yang jelas dan mudah. Contohnya Anggia, peserta FLOQ Sisterhood yang ingin mempelajari aset digital tetapi belum menemukan jalur belajar lanjutan yang sederhana. Atau Anto, pengemudi TransJakarta yang ingin tahu cara kripto bisa menjadi alternatif menabung, namun sering menemukan materi yang terlalu teknis. “Kisah seperti Anggia dan Anto membuktikan bahwa anak muda siap belajar, hanya butuh wadah yang tepat,” ujar Kalimasada.

Baca Juga:   Peringati HPSN 2026, Bupati Badung Pimpin Korve Bersih Sampah di Pantai Kuta

Untuk mempermudah proses belajar, FLOQ juga menghadirkan Zero Fee Trading, sehingga pemula bisa langsung mencoba transaksi tanpa khawatir biaya. Sebagai platform kripto, FLOQ telah berizin dan diawasi OJK, serta bersertifikat ISO 27001 untuk keamanan data. Metode pembayaran seperti GoPay, Permata VA, hingga Bank Neo Commerce VA membuat proses transaksi terasa lebih familiar bagi pemula.

“Tugas kami bukan hanya membuat platform kripto, tapi membangun kepercayaan dan membantu masyarakat mulai dengan percaya diri,” ujar Paul Versley, Senior Vice President FLOQ.

Melalui Mini Akademi Crypto, FLOQ ingin mengajak masyarakat Indonesia memahami ekonomi digital secara lebih mudah dan aman. Program ini menjadi langkah awal bagi siapa saja yang ingin mengenal kripto tanpa rasa khawatir. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini