Fakultas Pertanian, Sains, dan Teknologi Unwar Catat Prestasi, Semua Prodinya Terakreditasi Unggul

0
250
Unwar
Pimpinan Unwar bersama Dekan dan Kaprodi Fakultas Pertanian, Sains, dan Teknologi memperlihatkan sertifikat akreditasi unggul untuk Prodi Agroteknologi, TPHP, dan MSDP. (Ist)

Denpasar, balibercerita.com –
Tiga program studi (prodi) yang dikembangkan Fakultas Pertanian, Sains, dan Teknologi Universitas Warmadewa (Unwar) meraih akreditasi unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) yang terhitung berlaku sejak 8 Juli 2025 hingga 8 Juli 2030. Ketiga prodi dimaksud yakni Prodi Agroteknologi, Prodi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (TPHP), dan Prodi Manajemen Sumber Daya Perairan (MSDP).

Dekan Pertanian, Sains, dan Teknologi Unwar, Prof. Dr. Ir. Luh Suriati, M.Si., didampingi Kepala Prodi Agroteknologi, Dr. Ir. I Gusti Bagus Udayana, M.Si., Kaprodi MSDP, Ir. Ni Made Darmadi, M.Si., dan Kaprodi TPHP, Dr. Ni Made Ayu Suardani S., S.TP., M.Si., mengaku bersyukur karena 3 prodi yang ada di Fakultas Pertanian, Sains, dan Teknologi Unwar berhasil meraih akreditasi unggul. Sebelumnya, Prodi Peternakan telah terakreditasi unggul. Dengan demikian, kini seluruh prodi yang ada di Fakultas Pertanian, Sains, dan Teknologi Unwar telah terakreditasi Unggul.

Baca Juga:   Cinta Indonesia, WNA Italia Ini Rela Lepas Kewarganegaraan demi Jadi WNI

Meskipun demikian, Prof. Suriati mengaku belum puas atas capaian ini. Ke depan, pihaknya akan meningkatkan akreditasi unggul menjadi akreditasi internasional untuk mendukung visi Unwar menuju go global tahun 2034. “Untuk menuju ke sana memang perlu persiapan cukup matang dan itu akan kami persiapkan dengan beberapa dekan, kaprodi, dan dosen, serta tendik untuk mempersiapkan itu, dan support dari pihak rektorat untuk mencapai itu,” ujarnya saat konferensi pers, Rabu (13/8).

Selain itu, kurikulum juga akan terus dibenahi. Menurutnya, kurikulum identik dengan daya saing lulusan. Apalagi, dunia usaha dan dunia industri berharap lulusan yang diserap adalah lulusan yang unggul. Begitu juga dengan ASN, NGO, dan beberapa perusahaan saat penerimaan karyawan selalu mengutamakan lulusan dari prodi yang terakreditasi unggul.

Baca Juga:   WNA Asal Inggris Dideportasi Usai Jalani Hukuman Pidana di Bali

“Dengan raihan unggul di universitas, fakultas, dan prodi ini kami jadi lebih percaya diri bahwa nantinya daya saing lulusan kami secara nasional bisa unggul dan bisa diserap dengan waktu yang lebih singkat,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Unwar, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P. didampingi para Wakil Rektor Unwar bersyukur dan mengucapkan selamat kepada Fakultas Pertanian, Sains, dan Teknologi karena secara bersamaan 3 prodinya terakreditasi unggul. Capaian ini menunjukkan bahwa proses Tri Dharma Perguruan Tinggi sudah berjalan dengan baik, bahkan melampaui standar nasional pendidikan tinggi untuk menuju standar internasional.

Meski demikian, Prof. Pandit menekankan bahwa tantangan pendidikan tinggi semakin kompleks dan kompetitif. Untuk itu, apa yang diraih ini bisa dijadikan modal untuk menghadapi tantangan tersebut. Disamping juga ke depan harus meningkatkan kinerja dan kualitasnya, sehingga bisa mencapai akreditasi internasional. Dengan demikian, prodi-prodi ini tetap menjadi pilihan bagi masyarakat luas untuk menempuh pendidikan tinggi di bidang sains dan teknologi pertanian.

Baca Juga:   Perubahan APBD Bangli 2025 Disepakati

“Selamat dan sukses kepada Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi dan 4 prodinya yang sudah meraih akreditasi unggul. Semoga kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi ini bisa ditingkatkan dan menjadi budaya dan kebiasaan untuk menindaklanjuti apa yang sudah dicapai,” ujarnya.

Diungkapkan, saat ini sebanyak 58 persen prodi yang ada di seluruh fakultas di Unwar telah terakreditasi unggul. Sisanya, 42 persen merupakan prodi baru yang masih dalam proses tumbuh dan berkembang menuju unggul. Unwar saat ini memiliki sebanyak 31 prodi dari 8 fakultas yang ada. (BC13)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini