Cuaca Buruk Picu Gangguan Pendaratan di Bandara Ngurah Rai

0
82
Hujan penerbangan
Salah satu pesawat yang memutuskan batal mendarat di Bandara Ngurah Rai. (ist)

balibercerita.com –
Hujan deras yang melanda wilayah Bali berdampak langsung pada operasional penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Pada Sabtu (27/12) pagi, hujan deras sempat mempengaruhi proses pendaratan sejumlah pesawat. Demi menjaga keselamatan penerbangan, pihak bandara melakukan pengaturan kedatangan yang menyebabkan beberapa pesawat harus menunggu di udara sebelum mendapat izin landing.

Communication & Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi Asmadi menjelaskan bahwa terdapat enam penerbangan yang sempat holding di udara. Rinciannya, dua penerbangan dari Melbourne, satu dari Perth, Labuan Bajo, Abu Dhabi, serta Bengaluru.

Cuaca buruk juga membuat lima maskapai memilih mengalihkan pendaratannya, yakni dua penerbangan menuju Lombok dan tiga penerbangan menuju Surabaya. “Sejumlah penerbangan tersebut beberapa diantaranya sudah mendarat. Secara umum, operasional penerbangan dan pelayanan penumpang berjalan normal, lancar, dan terkendali,” ujar Eka Sandi dalam keterangan resminya.

Baca Juga:   Angka Punya Arti Penting Bagi Kehidupan Manusia 

Masuknya musim hujan membuat intensitas hujan di sekitar bandara cenderung meningkat. Karena itu, PT Angkasa Pura Indonesia bersama seluruh komunitas bandara memastikan bahwa aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama. “Kami terus melakukan koordinasi intens dengan AirNav Denpasar, pihak maskapai, serta BMKG untuk memastikan operasional bandara berjalan aman dan selamat di tengah cuaca hujan,” jelasnya.

Baca Juga:   Bupati Giri Prasta Berikan Penghargaan ke Paskibra Badung, Per Orang Dapat Rp10 Juta

Kondisi serupa juga terjadi pada Minggu (14/12) lalu. Sejumlah pesawat terpaksa melakukan manuver keselamatan hingga pengalihan pendaratan karena kondisi cuaca yang tidak mendukung dan menyebabkan gangguan pada jadwal penerbangan, baik kedatangan maupun keberangkatan. Beberapa penerbangan mengalami keterlambatan operasional, melakukan go around, hingga pengalihan pendaratan akibat faktor cuaca.

Data bandara Ngurah Rai saat itu mencatat enam penerbangan kedatangan harus melakukan go around atau pembatalan pendaratan sementara. Penerbangan tersebut meliputi TransNusa rute Guangzhou–Denpasar, Jetstar rute Adelaide–Denpasar, Wings Air rute Lombok–Denpasar, Garuda Indonesia rute Melbourne–Denpasar, Jetstar rute Sydney–Denpasar, serta Lion Air rute Makassar–Denpasar.

Selain itu, satu penerbangan Lion Air rute Jakarta (CGK)–Denpasar melakukan pengalihan pendaratan (divert) ke Surabaya. Sementara satu penerbangan Wings Air rute Lombok–Denpasar terpaksa return to base (RTB) atau kembali ke bandara asal.

Baca Juga:   Tujuh Provinsi Berstatus Siaga Potensi Cuaca Ekstrem

Gangguan cuaca juga berdampak pada jadwal keberangkatan. Empat penerbangan tercatat melakukan holding atau menunggu di udara sebelum mendapatkan izin terbang, yakni China Southern Airlines rute Denpasar–Guangzhou, TransNusa rute Denpasar–Perth, Cebu Pacific rute Denpasar–Manila, serta TransNusa rute Denpasar–Jakarta (CGK).

Pihak bandara mengimbau para pengguna jasa untuk aktif memantau informasi penerbangan melalui maskapai masing-masing serta mengikuti arahan petugas bandara selama kondisi cuaca belum sepenuhnya membaik. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini