Beranda Kesehatan Cegah Penyebaran Flu, Kemenkes Imbau Warga Disiplin Pakai Masker

Cegah Penyebaran Flu, Kemenkes Imbau Warga Disiplin Pakai Masker

0
Wamenkes, Benjamin Paulus Octavianus saat acara Ngoerah Fit and Fun Screening, di Amphitheater Living World Denpasar, Jumat (6/11). (ist)

balibercerita.com –
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus menekankan pentingnya kesadaran kolektif masyarakat dalam menerapkan etika kesehatan dasar, khususnya penggunaan masker saat mengalami gejala flu. Berkaca pada kedisiplinan di negara maju seperti Jepang, langkah sederhana ini dinilai efektif untuk memutus rantai penularan penyakit di ruang publik.

Hal tersebut diungkapkan Wamenkes di sela-sela kegiatan Ngoerah Fit and Fun Screening yang berlangsung di Amphitheater Living World Denpasar, Jumat (6/11). Menurutnya, budaya pencegahan penularan penyakit pernapasan harus dimulai dari kesadaran individu untuk melindungi orang lain di sekitarnya.

Baca Juga:   Perkuat Layanan Kesehatan dan Penunjang Pariwisata, Bupati Adi Arnawa Resmikan RS Hermina

“Itu sudah kewajiban. Di Jepang, orang yang sakit flu pasti pakai masker karena dia tahu kalau tidak pakai, dia bisa menularkan ke orang lain,” ujar Benjamin.

Ia mencontohkan, individu yang mengalami gejala flu sebaiknya menghindari aktivitas luar ruangan seperti sekolah atau bekerja untuk sementara waktu guna mencegah transmisi virus secara masif, mengingat karakteristik virus flu yang memiliki tingkat penularan yang sangat cepat.

Baca Juga:   Kasus Stroke Meningkat, Gaya Hidup Jadi Pemicu Utama

“Kalau orang flu, tidak boleh sekolah karena bisa menularkan teman sekelasnya. Jadi, ini edukasi. Kalau orang flu, istirahat di rumah sampai reda supaya tidak menularkan orang serumah atau tetangga,” tambahnya.

Baca Juga:   Diskes Badung Ingatkan Risiko Penyakit Akibat Tumpukan Sampah

Wamenkes mengingatkan bahwa pandemi Covid-19 di masa lalu telah memberikan pelajaran berharga mengenai kecepatan penyebaran virus menyerupai influenza yang sangat mudah menular jika protokol kesehatan preventif diabaikan oleh masyarakat. (BC18)