Diskes Badung Ingatkan Risiko Penyakit Akibat Tumpukan Sampah

0
17
Tumpukan sampah
Made Padma Puspita. (ist)

balibercerita.com –
Munculnya tumpukan sampah di sejumlah wilayah pascapembatasan pembuangan ke TPA Suwung menjadi perhatian serius. Selain mengganggu estetika lingkungan, kondisi tersebut juga berpotensi memicu berbagai penyakit. Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Badung pun mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan.

Kepala Dinas Kesehatan Badung, dr. Made Padma Puspita menjelaskan bahwa persoalan sampah tidak hanya berdampak pada tampilan lingkungan, tetapi juga berkaitan erat dengan risiko penyakit menular. Ia menekankan, selain demam berdarah dengue (DBD) yang sering muncul secara musiman, ada berbagai penyakit lain yang juga perlu diwaspadai.

Baca Juga:   Ciptakan Sekolah Sehat Jiwa, RSJ Manah Shanti Mahottama Luncurkan Inovasi Gelar Saji

“Kalau musim biasanya kita waspadai DBD, tapi jangan lupa ada penyakit lain yang juga berpotensi muncul, apalagi jika lingkungan tidak bersih akibat sampah yang menumpuk,” ujarnya.

Menurutnya, tumpukan sampah dapat menjadi tempat berkembang biaknya berbagai sumber penyakit seperti tikus dan lalat. Kondisi ini meningkatkan risiko penyakit seperti leptospirosis yang ditularkan melalui urine tikus, serta diare akibat lingkungan yang terkontaminasi.

Baca Juga:   Kasus Stroke Meningkat, Gaya Hidup Jadi Pemicu Utama

“Yang paling sering itu diare, kemudian ada juga leptospirosis dari kencing tikus. Kalau sampah menumpuk, tikus pasti datang. Ini yang berbahaya karena bisa menular ke manusia,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, genangan air di sekitar sampah dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk penyebab DBD. Selain itu, lingkungan yang tidak bersih juga berpotensi meningkatkan risiko penyakit lain seperti rabies, terutama jika berkaitan dengan keberadaan hewan liar. “Gerakan pemilahan sampah yang telah digaungkan pemerintah daerah sangat baik dan harus dilakukan secara konsisten oleh masyarakat,” terangnya.

Baca Juga:   Hapus Stigma Negatif Epilepsi, SMC RS Telogorejo Gelar Seminar “Kenali Epilepsi Kebal Obat pada Anak & Remaja”

Lebih lanjut, Padma mengingatkan bahwa sebagai daerah tujuan wisata, Badung memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Kebersihan dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung sektor pariwisata. “Mari kita bersama-sama menjaga kebersihan. Ini bukan hanya untuk kesehatan, tapi juga untuk menjaga citra pariwisata Badung,” imbuhnya. (BC9)