balibercerita.com –
Toko alat tulis kantor (ATK) biasanya identik dengan kebutuhan sekolah dan perlengkapan kantor. Namun, Toko Aneka Tulis di kawasan Pejeng, Gianyar, menawarkan layanan yang lebih beragam.
Selain menjual alat tulis dan kebutuhan sehari-hari, toko milik AA Gede Raka Wijaya itu juga melayani berbagai transaksi keuangan melalui Agen BRILink. Raka mulai menjalankan layanan tersebut sejak 2016. Keputusan itu berawal dari pengamatannya terhadap kebutuhan warga di sekitar toko.
“Saya melihat situasi di lapangan, orang-orang membutuhkan tempat untuk transfer uang. Saya mengajukan pendaftaran ke bank. Waktu itu saya belum tahu apa itu Agen BRILink,” tutur Raka, Senin (21/9).
Saat pertama kali dibuka, layanan transaksi keuangan tersebut belum langsung ramai. Namun, seiring waktu, masyarakat mulai mengetahui keberadaan Agen BRILink di Toko Aneka Tulis. Warga kini dapat melakukan berbagai transaksi di tempat tersebut. Mulai dari transfer uang, tarik tunai, pembayaran tagihan listrik, pembelian token listrik, pembayaran cicilan, hingga kebutuhan transaksi lainnya.
Lokasi toko yang berada di Pejeng juga menjadi salah satu faktor yang membuat layanan tersebut terus digunakan. Raka tidak hanya melayani warga setempat, tetapi juga penduduk pendatang yang bekerja atau tinggal di kawasan tersebut.
Bagi sebagian warga, keberadaan agen di sekitar tempat tinggal maupun tempat kerja memberikan kemudahan. Mereka dapat melakukan transaksi tanpa harus mencari lokasi layanan perbankan yang lebih jauh.
Aktivitas transaksi di Toko Aneka Tulis pun meningkat. Raka mengatakan jumlah transaksi yang dilayani bisa mencapai ratusan dalam sebulan. Nilai transaksi juga bervariasi. Dalam satu bulan, transaksi yang dilayani dapat mencapai belasan hingga puluhan juta rupiah, tergantung kebutuhan pelanggan.
Namun, bagi Raka, menjadi Agen BRILink bukan hanya soal jumlah transaksi. Hampir satu dekade menjalankan layanan tersebut membuatnya merasakan manfaat lain bagi usaha yang dikelolanya. “Karena Agen BRILink memang bagus untuk membantu masyarakat dalam hal kirim uang. Usaha saya juga mendapat tambahan nilai jual dari adanya Agen BRILink,” katanya.
Menurut Raka, keberadaan layanan tersebut membuat Toko Aneka Tulis memiliki fungsi yang lebih luas. Masyarakat tidak hanya datang untuk membeli barang, tetapi juga memanfaatkan toko sebagai tempat melakukan transaksi keuangan.
Usaha toko dan Agen BRILink kini dijalankan Raka bersama keluarganya. Keduanya menjadi bagian dari sumber penghasilan yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Perjalanan Raka juga menunjukkan bagaimana kebutuhan masyarakat dapat menjadi peluang untuk mengembangkan usaha kecil.
Ia tidak memulai layanan tersebut dengan konsep bisnis yang rumit. Ide itu muncul setelah melihat warga di sekitar tokonya membutuhkan tempat untuk melakukan transfer. Dari layanan yang awalnya sederhana, Agen BRILink kemudian menjadi bagian dari aktivitas Toko Aneka Tulis selama hampir 10 tahun.
Kini, toko tersebut tidak hanya dikenal sebagai tempat membeli alat tulis. Di lokasi yang sama, masyarakat juga dapat mengakses berbagai layanan transaksi keuangan.
Regional CEO BRI Region 17 Denpasar, Hery Noercahya mengatakan, keberadaan Agen BRILink berperan dalam memperluas akses layanan perbankan kepada masyarakat. Agen dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat karena layanan transaksi tersedia lebih dekat dengan lingkungan tempat tinggal maupun aktivitas mereka.
Di sisi lain, layanan tersebut juga membuka peluang tambahan bagi pelaku usaha. Agen BRILink dapat menjadi sumber pendapatan tambahan dengan memanfaatkan usaha yang sudah berjalan.
Hery menjelaskan, Toko Aneka Tulis menjadi salah satu contoh bagaimana Agen BRILink dapat berkembang berdasarkan kebutuhan masyarakat di lingkungan sekitar. Dengan memanfaatkan lokasi usaha dan kepercayaan pelanggan yang telah dibangun, keberadaan agen tidak hanya menghadirkan akses layanan perbankan di tingkat komunitas, tetapi juga dapat mendukung keberlangsungan usaha pelaku UMKM. (BC13)


















