Bali Rockin Blues Festival Kolaborasi dengan Sanur Village Festival 2025

0
60
Sanur Village Festival
Bali Rockin Blues. (ist)

balibercerita.com –
Ajang musik Bali Rockin Blues Festival tahun ini tampil berbeda. Untuk pertama kalinya, festival yang dikenal sebagai ruang kreatif musisi lintas genre di Bali ini berkolaborasi dengan Sanur Village Festival (SVF) 2025. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat citra Sanur sebagai pusat kegiatan seni, budaya, dan pariwisata di Kota Denpasar.

Koordinator Event dan Musik SVF 2025, I Gusti Agung Bagus Mantra mengatakan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah baru untuk memperluas jangkauan festival serta menambah warna dalam penyelenggaraan SVF yang ke-18. “Baru kali ini kami coba kolaborasikan. Dulu, sejak 2015, festival ini bernama Bali Blues Nusa Dua dan kini bertransformasi menjadi Bali Rockin Blues untuk memperluas genre musiknya,” ujarnya Senin (3/11), di Griya Santrian Sanur.

Baca Juga:   Gelombang Tinggi, DTW Waterblow Ditutup Sementara

Menurutnya, perubahan konsep tersebut tidak hanya menambah variasi musik yang ditampilkan, tetapi juga memberi ruang bagi musisi lintas genre untuk berkolaborasi. “Sekarang lebih luas, tidak hanya blues, tetapi juga rock dan berbagai turunan lainnya. Kami ingin menampilkan band-band yang sifatnya jam session, mereka juga akan akan ada featuring dengan musisi nasional seperti Bagus NTRL,” jelasnya.

Festival ini akan menghadirkan 8 hingga 12 band lokal dengan genre beragam, mulai dari rock, blues, musik daerah, hingga alternatif. Format acara juga dibuat dinamis tanpa pembagian genre per hari agar penonton bisa menikmati berbagai warna musik dalam satu rangkaian pertunjukan. “Kami tidak men-segmentasi setiap hari untuk satu genre. Setiap hari akan ada warna musik berbeda, supaya penonton tidak bosan,” terang Bagus Mantra, yang juga dikenal sebagai pemilik Pragina Showbiz Bali.

Baca Juga:   Sekda Badung Tutup Beach Front Festival Pantai Jerman

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Bali Rockin’ Blues Festival sejak awal tidak hanya dimaksudkan sebagai hiburan semata, tetapi juga menjadi ruang bagi musisi lokal untuk tampil dan berkembang secara profesional. “Rockin blues itu dasar dari banyak aliran musik. Kami ingin menjaring musisi-musisi Bali agar terus berkarya dan punya kiprah profesional,” tegasnya.

Sebelumnya, festival ini juga dikenal aktif berkolaborasi dengan berbagai komunitas, termasuk Himpunan Motor Tua Bali saat perayaan hari jadi mereka. Pola kerja kolaboratif ini dipertahankan tahun ini melalui sinergi bersama SVF, dengan semangat saling menguatkan dan menghidupkan festival berbasis komunitas.

Baca Juga:   Tinjau Penataan Pantai Samigita, Bupati Badung Sampaikan Ini 

“Kami melihat semangatnya sama, menghidupkan festival dari komunitas untuk masyarakat. Jadi kami bergabung agar kekuatan yang terbangun lebih masif dan saling mendukung,” ujarnya.

Bagus Mantra menegaskan, bagi para pelaku seni dan komunitas kreatif, Sanur Village Festival ibarat “universitas” festival di Bali. “SanFest ini universitasnya festival bagi kami, tempat kami belajar banyak hal. Ke depan, kami juga ingin regenerasi agar semakin banyak anak muda terlibat. Semoga kolaborasi ini memperkuat branding SanFest, Sanur, Denpasar, dan kawasan Muntig Siokan,” pungkasnya. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini