Negara, balibercerita.com –
Suasana haru menyelimuti posko pencarian korban insiden kapal tenggelam di RSU Negara, Jembrana, Bali. Sejumlah keluarga korban terus berdatangan untuk mencari kepastian nasib orang terkasih mereka yang diduga ikut dalam musibah tersebut.
Salah satunya adalah Aris Susanto (26), warga asal Banyuwangi, yang datang untuk mencari informasi tentang kakak kandungnya, Ahmad Rifai. Ahmad diketahui bekerja sebagai sopir travel dan diduga ikut dalam kapal naas yang tenggelam beberapa hari lalu.
Petugas menunjukkan sejumlah barang temuan, termasuk sebuah buku tabungan BNI yang ditemukan saat proses evakuasi. Setelah dicocokkan, Aris membenarkan bahwa buku tersebut milik kakaknya, Ahmad Rifai.
Sementara itu, keluarga lainnya, Dayu Made Silawati, juga masih menanti kabar suaminya, Dewa Gede Adnyana Putra. Dewa, sopir truk asal Desa Tojan, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, diduga termasuk dalam daftar penumpang kapal tersebut. Ia diketahui rutin mengangkut pakan ternak dari Jawa menuju Tohpati, Denpasar. “Sampai sekarang belum ada kabar. Kami hanya bisa berdoa semoga bapak selamat,” ujar Dayu lirih.
Hingga kini, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Pihak rumah sakit dan kepolisian juga membuka posko identifikasi korban untuk membantu keluarga yang kehilangan. (BC5)

















