Tersesat, Empat Pendaki Gunung Batukaru Berhasil Dievakuasi

0
247
Gunung Batukaru
Upaya pencarian empat pendaki yang tersesat di Gunung Batukaru. (ist)

Tabanan, balibercerita.com –
Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi empat orang pendaki yang dilaporkan tersesat di kawasan Gunung Batukaru, Kabupaten Tabanan. Pada pukul 09.15 Wita, keempat pendaki ditemukan dalam keadaan selamat dan telah tiba di Pura Siwa sebagai titik kumpul evakuasi.

Menurut keterangan dari Basarnas, proses evakuasi berlangsung lancar dan seluruh korban telah diserahkan kepada keluarga masing-masing pada pukul 09.30 Wita. Adapun identitas keempat pendaki yang berhasil diselamatkan adalah Ketut Ganes Sandiago (16), pelajar, dengan alamat Griya Loka Subak Darma III, Daniello Christiano Baskoro Seubelan (16), pelajar, warga Jalan Gandapura IIIA No. 10 B, Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Heppy Ratna Utami (18), karyawan swasta, warga Jalan Resimuka Barat Permai, dan Ni Kadek Chyntia Dewi (18), pelajar, warga Jln. Wibisana, Gang Mekar.

Baca Juga:   Hujan Deras Picu Banjir Bandang di Tabanan, Ibu dan Balita Terseret Arus

Keempat korban dinyatakan dalam kondisi sehat meskipun mengalami kelelahan setelah tersesat selama beberapa waktu di jalur pendakian. Tim medis yang disiagakan di lokasi langsung melakukan pemeriksaan awal dan memberikan penanganan ringan.

Operasi SAR ini melibatkan unsur gabungan dari Basarnas Bali, relawan pecinta alam, aparat desa setempat, dan warga lokal. Koordinasi yang cepat dan sigap menjadi kunci sukses evakuasi para pendaki yang dilaporkan hilang sehari sebelumnya.

Kepala Kantor Basarnas Bali menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam operasi pencarian ini serta mengimbau para pendaki agar senantiasa memperhatikan keselamatan dan mengikuti prosedur pendakian, termasuk pencatatan di pos pendakian resmi.

Sebelumnya, empat pendaki itu belum kembali sejak melakukan pendakian pada Minggu (29/6) dini hari. Mereka berangkat dari Perumahan Grya Loka Subak Dalem III Gatsu, Denpasar, sekitar pukul 04.30 Wita. Pendakian dilakukan melalui jalur Pujungan, yang diketahui dari kendaraan mereka yang ditemukan terparkir di titik tersebut.

Baca Juga:   Wabup Bagus Alit Sucipta Hadiri Peresmian Ketahanan Pangan Nusakambangan dan Penanaman Pohon Kelapa di Seluruh Indonesia

Informasi hilangnya para pendaki pertama kali diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada Senin, pukul 02.15 Wita. Laporan disampaikan oleh orangtua salah satu pendaki bernama Ketut Ganes, setelah kehilangan kontak dengan anaknya sejak Minggu siang pukul 11.00 Wita.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya menjelaskan bahwa laporan menyebutkan pendakian dilakukan oleh Ketut Ganes bersama tiga temannya, satu laki-laki dan dua perempuan. “Ibunya menyampaikan bahwa anaknya sempat berpamitan untuk mendaki, namun hingga malam tak kunjung kembali,” ujarnya.

Menyikapi laporan tersebut, tim rescue dari Pos SAR Buleleng diterjunkan ke lokasi dengan enam personel. Mereka berangkat sekitar pukul 02.30 Wita dan tiba di Pura Siwa, Desa Pujungan, sekitar pukul 04.05 Wita. Setelah menyiapkan peralatan, tim mulai melakukan pendakian pada pukul 04.45 Wita.

Baca Juga:   Aneh, WNA Kedapatan Punya KTP

Pagi harinya, sekitar pukul 07.40 Wita, kabar terbaru diterima dari pihak keluarga yang berhasil menghubungi salah satu pendaki. Mereka menginformasikan bahwa keempat pendaki tersesat dan saat itu berada di kawasan Wanagiri Kauh. Mereka berencana kembali turun menuju Pujungan.

Ketut Ganes akhirnya tiba dengan selamat di Pujungan pada pukul 08.10 Wita. Tiga rekannya diketahui berada di wilayah Sari Bhuana dan tengah menunggu proses penjemputan oleh tim SAR. Upaya evakuasi masih terus berlangsung untuk memastikan semua pendaki kembali dalam kondisi selamat (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini