Terseret Arus Pantai Kedonganan, Wisatawan Ditemukan Meninggal

0
289
Kedonganan
Proses evakuasi jenazah korban yang mengapung di laut. (ist)

Mangupura, balibercerita.com –
Setelah dua hari pencarian tanpa henti, kerja keras tim SAR gabungan dan masyarakat akhirnya membuahkan hasil. Jenazah Denden Nugraha (28), wisatawan yang dilaporkan hilang terseret arus saat berenang di Pantai Kedonganan, berhasil ditemukan pada Senin (2/6) sore.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 17.15 Wita, mengapung sekitar 1,5 mil laut dari lokasi awal ia dilaporkan hilang. Penemuan ini bermula dari laporan seorang nelayan yang melihat tubuh korban mengapung.

Baca Juga:   Pelita Air Jadi Penerbangan Rute Domestik ke-10 di Bandara Ngurah Rai

Sejak pagi, upaya pencarian telah dilakukan oleh tim gabungan melalui jalur laut dan darat. “Tim kami menghadapi medan yang cukup berat hari ini. Gelombang tinggi dan banyaknya jaring nelayan jadi tantangan tersendiri,” ujar I Wayan Juni Antara, Kasi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar.

Baca Juga:   KLH Kumpulkan Para Penerima Kalpataru Lintas Generasi, Berbagi Inspirasi dan Perkuat Jaringan

Penyisiran laut dilakukan dengan rubber boat milik Basarnas Denpasar serta jetski Balawista yang bergerak dari dua titik berbeda yaitu Pantai Kelan dan Pantai Muaya. Di darat, tim menerbangkan drone dan menyisir garis pantai dibantu warga dan nelayan setempat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, yang ikut memantau langsung di lokasi mengatakan, koordinasi dengan masyarakat lokal sangat membantu mempercepat pencarian. Setelah dievakuasi, jenazah dibawa ke RSUP Prof Ngoerah Denpasar menggunakan Ambulans Potensi SAR 115.

Baca Juga:   Penumpang dan Kargo Bandara Ngurah Rai Tumbuh Positif, Sinyal Pulihnya Mobilitas Udara Bali

Operasi ini melibatkan berbagai unsur, termasuk Basarnas Denpasar, Dit Samapta Polda Bali, Polairud Polresta Denpasar Pos Kedonganan, Balawista Kuta Selatan, serta potensi SAR dan kelompok nelayan. Semangat gotong royong dan kerja sama lintas instansi menjadi kunci keberhasilan pencarian korban. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini