balibercerita.com –
Karakteristik wilayah selatan Badung yang cenderung kering menjadi salah satu pertimbangan dalam penataan taman median Jalan Nusa Dua Selatan hingga Alas Arum. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung memilih bougenville merah sebagai tanaman utama karena dinilai mudah tumbuh, tahan terhadap kondisi lingkungan, dan tidak memerlukan perawatan intensif.
Sebanyak 60 ribu bougenville merah disiapkan untuk menghiasi jalur strategis pariwisata tersebut. Penataan yang telah dimulai sejak bulan lalu itu kini memasuki tahap penggantian media tanam dengan tanah subur sebelum dilanjutkan penanaman secara bertahap.
Kepala DLHK Badung, Made Rai Warastuthi mengatakan, pemilihan jenis tanaman menjadi bagian penting dalam penataan median jalan. Selain mempertimbangkan estetika, tanaman yang digunakan harus sesuai dengan kondisi wilayah agar dapat tumbuh optimal dan lebih mudah dipelihara.
“Pemilihan bougenville itu karena memang dia low maintenance dan cocok untuk karakteristik di wilayah selatan. Kenapa warna merah, karena menurut penelitian itu paling gampang hidupnya,” ujar Rai Warastuthi didampingi Kepala Bidang PK-RTH DLHK Badung, I Nyoman Sumantra.
Rai Warastuthi menjelaskan, tahap awal penataan dilakukan dengan menggali media tanam lama dan menggantinya menggunakan tanah subur. “Itu digali, kemudian kami isi tanah subur,” ungkapnya belum lama ini.
Penanaman bougenville merah akan membentang dari percabangan jalan setelah The Apurva Kempinski hingga jembatan setelah simpang Pantai Pandawa. Selain tanaman tersebut, median jalan juga akan dilengkapi hamparan rumput dan pohon tabebuya untuk memperkuat penataan lanskap kawasan. Proses penanaman diperkirakan dimulai pada pertengahan November 2026.
DLHK Badung menargetkan seluruh penataan dapat diselesaikan pada akhir tahun ini, setelah pelaksanaan kegiatan dikebut menyusul pengesahan APBD perubahan 2026. “Begitu ketok palu, kami sudah langsung bergerak,” sebutnya.
Ia menambahkan, penataan median jalan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa untuk membenahi taman median di kawasan pariwisata. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas ruang hijau sekaligus memperkuat estetika jalur yang menghubungkan Ungasan, Kutuh, dan Nusa Dua. (BC5)
















