balibercerita.com –
Upaya pencarian terhadap dua pemuda asal Jember yang hilang terseret arus di Pantai Green Bowl, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, memasuki hari keempat, Kamis (2/7). Tim SAR gabungan mengerahkan berbagai alat utama pencarian, mulai dari rubber boat, drone thermal hingga helikopter, untuk memperluas area pencarian.
Dua korban yang hingga kini masih belum ditemukan masing-masing bernama Roni Firmansyah (24) dan Dimas Hilman Hafizudin (21). Keduanya dilaporkan hilang setelah terseret arus laut saat beraktivitas bersama tiga rekannya pada Minggu (28/6).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat itu dua korban sedang mandi di laut, sementara tiga rekannya menyusuri pantai untuk mencari kepiting. Tidak lama kemudian, kedua korban terlihat terseret arus kuat ke tengah laut dan menghilang dari pandangan.
Memasuki hari keempat operasi pencarian, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar mengerahkan tiga search and rescue unit (SRU), yakni SRU laut, SRU udara, dan SRU darat. “Unsur laut yang kita kerahkan hari ini adalah dua unit rubber boat yang sudah melaksanakan pencarian sejak pagi hingga siang hari. SRU darat melakukan penyisiran di sepanjang bibir pantai, sedangkan untuk unsur udara kami mengerahkan dua alut, yaitu drone thermal dan satu unit helikopter FINNS SGi Air Bali,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya.
Ia menegaskan, pelibatan helikopter dalam operasi tersebut murni merupakan bagian dari misi kemanusiaan untuk membantu pencarian korban. “Kita tidak melihat dari sisi kewarganegaraannya, warga asing atau warga lokal, kita tetap melaksanakan misi kemanusiaan ini. Karena itu kami mengupayakan alut udara dapat bergerak membantu pencarian,” tegasnya.
Helikopter FINNS SGi Air Bali lepas landas dari Benoa Heliport pada pukul 12.05 Wita dan menyisir area pencarian dengan cakupan sekitar 85,5 mil. Pencarian dari udara berlangsung sekitar satu setengah jam, namun belum menemukan tanda-tanda keberadaan kedua korban.
Sementara itu, SRU laut telah bergerak sejak pukul 07.50 Wita menggunakan dua unit rubber boat dengan area pencarian mencapai sekitar 6,8 nautical mile persegi (NM²). Di darat, tim melakukan penyisiran intensif di sepanjang pantai dan area bawah tebing yang mengelilingi Pantai Green Bowl.
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Polair Polresta Denpasar, Balawista Pantai Pandawa, keluarga korban, serta masyarakat setempat. Pencarian akan terus dilanjutkan dengan evaluasi area serta metode penyisiran untuk meningkatkan peluang menemukan korban. (BC5)



















