balibercerita.com –
Museum Pasifika kembali mengharumkan nama Bali dan Indonesia setelah meraih penghargaan bergengsi Tripadvisor Travellers’ Choice Best of the Best 2026. Penghargaan tersebut menempatkan Museum Pasifika dalam jajaran Top 1 persen Attractions Worldwide, kategori eksklusif yang hanya diberikan kepada destinasi wisata dengan tingkat kepuasan dan ulasan tertinggi berdasarkan jutaan penilaian wisatawan di platform Tripadvisor selama 12 bulan terakhir.
Capaian ini sekaligus menjadi bukti bahwa wisatawan dunia kini tidak hanya mencari keindahan alam, tetapi juga pengalaman yang mampu memperkaya wawasan, mempertemukan budaya, dan meninggalkan kesan mendalam selama perjalanan mereka.
Berada di kawasan ITDC Nusa Dua, museum ini selama lebih dari dua dekade telah menjadi rumah bagi ribuan cerita yang tertuang dalam karya seni dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik. Museum ini menyimpan lebih dari 600 koleksi lukisan, patung, dan karya seni dari 25 negara, termasuk karya para maestro ternama seperti Walter Spies, Rudolf Bonnet, Arie Smit, Theo Meier, hingga Antonio Blanco yang memiliki hubungan erat dengan perkembangan seni dan budaya Bali.
Bagi banyak wisatawan, museum ini bukan sekadar tempat melihat lukisan atau patung. Museum ini menjadi ruang perjumpaan berbagai budaya yang menghadirkan kisah tentang sejarah, identitas, dan perjalanan peradaban masyarakat Asia Pasifik melalui karya seni.
Direktur Operasional Museum Pasifika, Laksmi Sugiri mengatakan, penghargaan tersebut memiliki makna istimewa karena diberikan langsung berdasarkan pengalaman para pengunjung. “Penghargaan ini sangat istimewa karena berasal langsung dari pengalaman dan apresiasi para pengunjung yang telah meluangkan waktu untuk berbagi ulasan mereka. Ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh tim, para mitra, komunitas seni, dan dukungan para pengunjung yang terus mempercayai kami sebagai destinasi budaya pilihan di Bali,” ujarnya.
Menurut Laksmi, seni memiliki kekuatan untuk menjembatani berbagai budaya dan mempererat pemahaman antarbangsa. Karena itu, Museum Pasifika akan terus berkomitmen menghadirkan pengalaman museum berstandar internasional yang mampu menginspirasi sekaligus relevan bagi generasi mendatang.
Apresiasi terhadap Museum Pasifika juga datang dari Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana. Saat berkunjung ke museum tersebut, ia mengaku terkesan dengan kekayaan koleksi yang dimiliki dan menilai Museum Pasifika layak menjadi salah satu destinasi wajib bagi wisatawan yang berlibur ke Bali.
“Museum Pasifika sudah berdiri 20 tahun dan koleksinya luar biasa. Ada lebih dari 600 koleksi lukisan, patung, dan karya ukir dari lebih dari 200 seniman dari 25 negara. Ini patut diapresiasi dan wajib dikunjungi ketika berada di Bali karena koleksinya sangat indah, mulai dari karya Raden Saleh hingga sejumlah pelukis internasional,” kata Widiyanti.
Ia juga menilai Museum Pasifika menjadi pilihan menarik bagi keluarga yang menghabiskan liburan sekolah di Bali karena menawarkan pengalaman wisata yang tidak hanya menghibur, tetapi juga edukatif.
Pengakuan dari Tripadvisor ini semakin memperkuat citra Bali sebagai destinasi yang tidak hanya mengandalkan keindahan alam, tetapi juga kekayaan seni dan budaya yang diakui dunia. Di tengah tren pariwisata global yang semakin mengedepankan pengalaman autentik dan bermakna, Museum Pasifika berhasil menunjukkan bahwa museum dapat menjadi magnet wisata yang mampu menarik perhatian wisatawan mancanegara.
Selama lebih dari 20 tahun, Museum Pasifika terus menghadirkan berbagai program edukasi, pameran tematik, dan inisiatif budaya yang memperkenalkan kekayaan seni Asia Pasifik kepada masyarakat lokal maupun internasional. Melalui penghargaan ini, Museum Pasifika tidak hanya membawa nama Bali ke panggung dunia, tetapi juga memperkuat posisi Pulau Dewata sebagai pusat pertukaran budaya dan apresiasi seni yang semakin diperhitungkan di tingkat internasional. (BC5)















