Ini Tantangan Badung Lifeguard dalam Amankan Pantai

0
8
Badung Lifeguard
Pantai Kuta. Salah satu kendala terbesar bagi Badung Lifeguard dalam mengamankan pantai adalah keterbatasan personel. (ist)

balibercerita.com –
Keterbatasan jumlah personel masih menjadi tantangan besar bagi Badung Lifeguard dalam mengawasi kawasan pantai yang menjadi destinasi wisata utama di Kabupaten Badung. Saat ini, kebutuhan petugas penjaga pantai dinilai belum sebanding dengan panjang garis pantai yang harus diawasi setiap hari.

Kepala UPTD Badung Lifeguard Kuta, I Wayan Somer mengungkapkan, pihaknya masih kekurangan sekitar 158 personel untuk mencapai jumlah ideal dalam pengamanan pantai. Saat ini, UPTD Badung Lifeguard Kuta memiliki 105 personel, sedangkan wilayah Kuta Selatan didukung 56 personel.

Baca Juga:   UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar Gelar Doa Bersama Doakan Kemerdekaan Rakyat Palestina

Jumlah tersebut dinilai belum memadai untuk mengawasi seluruh titik rawan di kawasan pesisir Badung. “Di UPTD Kuta saat ini ada 105 personel dan di Kuta Selatan 56 personel. Namun jika dihitung kebutuhan ideal, kami masih kekurangan sekitar 158 personel lagi,” ujar Somer.

Menurutnya, standar ideal pengawasan pantai mengharuskan setiap pos dijaga oleh tujuh hingga delapan petugas. Namun kondisi di lapangan jauh dari kebutuhan tersebut karena keterbatasan sumber daya manusia. “Kalau sesuai standar, satu pos minimal tujuh sampai delapan orang. Sekarang ada pos yang hanya dijaga satu, dua, tiga atau empat orang. Kami optimalkan yang ada, terutama di titik yang memiliki sarana seperti jetski,” katanya.

Baca Juga:   Usai Sosialisasi Gerakan Kulkul PKK, Bunda Rai Tinjau Inovasi Olah Sampah Plastik Jadi BBM di Denbantas

Kondisi tersebut membuat jarak pengawasan antarpetugas menjadi cukup jauh, terutama pada titik-titik pantai yang memiliki tingkat kunjungan wisatawan tinggi. Meski demikian, Badung Lifeguard tetap berupaya memaksimalkan pelayanan dengan menempatkan personel di lokasi yang dianggap paling rawan.

Baca Juga:   DPRD Badung Dorong Desa Bentuk Perdes Pengelolaan Sampah

Somer mengatakan, usulan penambahan personel telah disampaikan kepada pemerintah daerah. Penambahan tenaga penjaga pantai dinilai menjadi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan keselamatan pengunjung sekaligus memperkuat respons saat terjadi keadaan darurat di laut. “Kami berharap penambahan personel bisa terealisasi sehingga pengamanan pantai dapat lebih maksimal dan jarak pengawasan antarpetugas tidak terlalu jauh,” ujarnya. (BC5)