balibercerita.com –
Memperingati World Turtle Day, The Meru Sanur dan Bali Beach Hotel, The Heritage Collection kembali mengadakan kegiatan pelepasan tukik sebagai bagian dari komitmen terhadap pelestarian lingkungan laut. Program ini menjadi pelaksanaan kedua yang digelar bersama Turtle Conservation and Education Center.
Pada kegiatan tahun ini, tukik yang dilepas ke laut merupakan jenis penyu lekang (olive ridley turtle), salah satu spesies penyu yang banyak ditemukan di wilayah perairan Indonesia dan memiliki kontribusi penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut.
Kegiatan ini menjadi bentuk nyata dukungan terhadap upaya konservasi keanekaragaman hayati laut sekaligus mendorong meningkatnya kesadaran publik mengenai pentingnya perlindungan satwa yang terancam punah, termasuk penyu. Isu perlindungan penyu sendiri telah menjadi perhatian dunia melalui berbagai kesepakatan internasional yang didorong oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN) untuk menjaga habitat flora dan fauna yang rentan punah.
Selain itu, Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES) juga memiliki peran penting dalam mengatur perdagangan internasional spesies liar agar tidak mengancam keberlangsungan hidupnya. Dalam regulasinya, CITES mengelompokkan spesies berdasarkan tingkat ancaman kepunahan dan kebutuhan perlindungannya.
Sebagai salah satu satwa laut yang berperan besar dalam ekosistem, penyu membantu menjaga kesehatan terumbu karang dan padang lamun, menyeimbangkan vegetasi pesisir, hingga mengendalikan populasi ubur-ubur. Karena itu, keberadaan penyu menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan kehidupan laut dan lingkungan secara keseluruhan.
“World Turtle Day merupakan pengingat bahwa aksi kecil dapat memberikan dampak besar. Bersama The Meru Sanur dan Bali Beach Hotel, The Heritage Collection, kami bangga dapat mendukung upaya konservasi penyu di Bali melalui pengalaman yang menggabungkan edukasi, keterlibatan komunitas, dan pariwisata berkelanjutan. Kami percaya bahwa wellness juga berarti menjaga lingkungan yang menopang kehidupan kita,” ujar Caitie Younghwa Lee, Vice President of Operations & Customer Relations The Sanur.
Senada dengan hal tersebut, Ed Brea selaku General Manager The Meru Sanur dan Bali Beach Hotel, The Heritage Collection merasa bangga dapat melanjutkan inisiatif bermakna ini untuk kedua kalinya. Melalui kegiatan pelepasan tukik lekang, pihaknya berharap dapat menginspirasi para tamu dan masyarakat untuk turut berperan dalam menjaga kelestarian laut.
“Sebagai destinasi tepi pantai, menjaga kehidupan laut bukan hanya tanggung jawab kami, tetapi juga bagian dari warisan yang ingin kami lestarikan untuk generasi mendatang,” ujarnya.
Melalui momentum World Turtle Day, The Meru Sanur dan Bali Beach Hotel, The Heritage Collection kembali memperlihatkan komitmennya sebagai pelaku industri perhotelan yang tidak hanya menghadirkan layanan premium, tetapi juga aktif mendukung keberlanjutan lingkungan.
Kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi bersama The Sanur, Kawasan Ekonomi Khusus Kesehatan, Turtle Conservation and Education Center, Tanamera Coffee, dan Alster Lake Clinic. Kolaborasi tersebut menjadi simbol kepedulian bersama dalam menjaga ekosistem laut agar tetap lestari bagi generasi mendatang.
Partisipasi Alster Lake Clinic juga mempertegas keterkaitan antara kesehatan manusia dan kelestarian lingkungan. Dengan demikian, upaya menjaga alam dipandang sebagai bagian penting dari kesejahteraan secara menyeluruh.
Melalui inisiatif ini, diharapkan semakin banyak pihak terinspirasi untuk mengambil langkah nyata dalam menjaga lingkungan dan keanekaragaman hayati Bali. Aksi sederhana seperti pelepasan tukik diyakini mampu memberikan dampak positif yang besar bagi masa depan bumi. (BC10)

















