balibercerita.com –
Dua orang terseret arus saat mandi di Sungai Yeh Aya, Desa Tamblang, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, pada Selasa (7/4) sekitar pukul 17.25 Wita. Keduanya akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah proses pencarian selama dua hari.
Satu korban ditemukan lebih dahulu pada hari pertama pencarian, Selasa (7/4), sekitar pukul 19.05 Wita di pinggiran sungai dan dievakuasi oleh warga. Sementara, satu korban lainnya, Vikram Abinawa (6), sempat dinyatakan hilang dan menjadi fokus pencarian tim SAR gabungan.
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan, menjelaskan bahwa pencarian hari kedua membuahkan hasil setelah adanya laporan dari warga. “Pada pelaksanaan hari kedua, kami menerima informasi sekitar pukul 07.00 Wita bahwa korban terlihat. Selanjutnya korban berhasil dievakuasi oleh warga pada pukul 07.30 Wita,” jelasnya.
Jasad korban ditemukan mengambang di sekitar pintu air Bendungan Tamblang, dengan jarak kurang lebih 2,16 kilometer ke arah barat laut dari lokasi awal kejadian. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka menggunakan rescue car Basarnas.
Peristiwa ini bermula saat kedua korban mandi di Sungai Yeh Aya pada Selasa sore. Diduga arus sungai yang cukup deras menyeret keduanya hingga hilang dari lokasi.
Sejak laporan diterima, tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian dengan menyisir aliran sungai hingga beberapa kilometer dari titik awal kejadian. Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, diantaranya Rescuer Pos SAR Buleleng, Polairud Polres Buleleng, Polsek Kubutambahan, Pos TNI AL Sangsit, Koramil 1609/02 Kubutambahan, BPBD Buleleng, PMI, relawan, serta masyarakat setempat.
Dengan ditemukannya kedua korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk penanganan lebih lanjut. (BC5)
















