Nuanu Creative City Catat Dampak Lingkungan dan Sosial Signifikan Sepanjang 2025

0
190
Nuanu Creative City
Environmental Impact 2025 Highlights Nuanu. (ist)

balibercerita.com –
Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi Nuanu Creative City sebagai tahun penuh pertama operasional kawasan ini untuk publik. Melalui Laporan Dampak 2025, Nuanu mencatat capaian signifikan dalam pengelolaan lingkungan, investasi sosial, serta penguatan ekosistem seni dan budaya yang berkelanjutan.

CEO Nuanu Creative City, Lev Kroll menyampaikan bahwa laporan dampak disusun sebagai alat ukur dan transparansi, bukan sekadar laporan pencapaian. Menurutnya, Nuanu dirancang sebagai ruang eksperimen yang menilai secara terbuka efektivitas setiap inisiatif lingkungan dan sosial yang dijalankan.

Sepanjang 2025, Nuanu menerapkan pendekatan terintegrasi dalam pengelolaan lingkungan yang mencakup mobilitas, energi, limbah, dan tata guna lahan. Untuk sektor mobilitas, Nuanu menetapkan standar transportasi rendah emisi melalui penggunaan kendaraan listrik di seluruh kawasan. Kebijakan ini mampu menghemat sekitar 39.500 liter bahan bakar per tahun dan menekan lebih dari 43 ton emisi CO₂e.

Baca Juga:   The People’s Cafe Beachwalk Hadirkan Harmoni Cita Rasa di Jantung Kuta

Di bidang energi, pemanfaatan sistem tenaga surya berhasil menurunkan konsumsi listrik jaringan sebesar 213.362 kWh dan mencegah sekitar 192 ton emisi CO₂e, mendukung target jangka panjang Nuanu menuju elektrifikasi penuh.

Sementara itu, pengelolaan sampah terintegrasi di kawasan Nuanu mencapai tingkat daur ulang 94,84 persen. Tercatat 84,65 ton sampah berhasil didaur ulang, serta 1.085 ton sampah organik diolah melalui sistem pengomposan dan pemanfaatan ulang untuk pertanian lokal.

Upaya pemulihan ekologi juga dilakukan melalui reforestasi tanaman asli dengan metode Miyawaki. Sepanjang tahun, 1.015 pohon ditanam untuk memperkuat keanekaragaman hayati dan ketahanan ekosistem.

Baca Juga:   Kahitna Buat Malam Intim di Penutup Nusa Dua Festival 2025

Melalui Nuanu Social Fund (NSF), Nuanu mengalokasikan lebih dari Rp5,6 miliar pada 2025 untuk mendukung pendidikan, budaya, kesehatan, dan peningkatan mata pencaharian masyarakat Bali. Sebanyak 62,9 persen dana disalurkan untuk program seni dan budaya, menegaskan peran sektor kreatif sebagai penggerak ekonomi lokal dan koneksi sosial.
Program pendidikan dan pengembangan kapasitas menjangkau lebih dari 1.000 anak dan pelajar, serta 120 perempuan dan remaja perempuan melalui lebih dari 15 program pembelajaran terstruktur.

Di sektor kesehatan, lima program kesejahteraan melibatkan lebih dari 2.200 peserta, termasuk kegiatan donor darah yang berhasil mengumpulkan lebih dari 20 kantong darah. Program mata pencaharian berbasis alam mendukung 863 rumah tangga melalui pertanian berkelanjutan, pengelolaan sampah, dan perlindungan keanekaragaman hayati. Selain itu, sembilan program peningkatan kesejahteraan menjangkau lebih dari 900 penerima manfaat, termasuk respons cepat terhadap bencana banjir di Bali yang mencakup 1.447 komunitas.

Baca Juga:   Bandara Ngurah Rai Terima 605 Permohonan Extra Flight Selama Libur Nataru

Head of Environment Nuanu, Agastya Yatra menyatakan bahwa 2025 menjadi fase penguatan data dan sistem operasional. Pada 2026, Nuanu menargetkan kematangan sistem dengan hasil yang akuntabel sebagai dasar peta jalan keberlanjutan jangka panjang. Laporan Dampak 2025 menegaskan posisi Nuanu Creative City sebagai kawasan kreatif di Bali yang mengintegrasikan inovasi, keberlanjutan lingkungan, dan pemberdayaan sosial dalam satu ekosistem terbuka untuk publik. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini