Mangupura, balibercerita.com –
Lantunan lagu Tibortius Hamny Wijaya atau yang akrab disapa Tibor, menjadi ciri khas areal parkir Pantai Legian. Suara emas pria yang berprofesi sebagai tukang parkir di lokasi tersebut mampu mampu membangkitkan suasana.
Kebiasan Tibor menyanyi saat bertugas mengantarkan lelaki asal Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur berduet satu panggung dengan artis Dewi Persik. Kemampuan olah vokalnya yang diabadikan pengunjung Pantai Legian viral di media sosial. Ia kemudian diundang sebagai bintang tamu sebuah acara televisi swasta nasional dan berduet dengan Dewi Persik. Ia juga telah dihubungi oleh penyanyi Judika, untuk dapat berduet dalam waktu dekat ini.
Pria kelahiran 10 Oktober 1978 ini mengaku tidak pernah menyangka dirinya akan bisa berduet dengan artis ibu kota. Selama ini aktivitas bernyanyi yang ia lakukan itu hanya bentuk spontanitas dan sebatas hobi. Lantaran suaranya yang merdu, ia kerap diminta untuk menyanyikan lagu sesuai permintaan, saat ia memberikan tiket parkir kepada pengunjung.
“Sungguh saya tidak menyangka. Tapi saya tetap bersyukur atas kesempatan yang sudah diberikan kepada saya. Ini sebuah kebanggaan juga bagi saya,” ungkapnya.
Saat berduet dengan Dewi Persik, pria yang dikenal ramah dan murah senyum ini mengaku menyanyikan tiga buah lagu. Saat itu, ia juga diwawancara terkait cerita kehidupan pribadinya. Pahit getir pengalaman hidupnya kemudian diungkapkan di sana, mulai dari pertama kali ia menginjakan kaki di Bali pada tahun 1994 hingga riwayat pekerjaan dan upah yang ia terima saat bekerja. “Saya merantau dari Manggarai Barat (Nusa Tenggara Timur) dengan tujuan bekerja ke Bali,” ucapnya.
Kendati sudah viral dan berduet dengan artis ibu kota, ia mengaku masih mencintai pekerjaannya sebagai tukang parkir di Pantai Legian. Ia sangat bersyukur karena Desa Adat Legian sudah menerima dan menganggapnya bagian dari mereka. Mengingat sudah 21 tahun bekerja di Pantai Legian, ia menganggap Legian sebagai kampung halaman yang ia cintai.
“Saya ingat betul, saya mulai kerja sebagai juru parkir di Pantai Legian mulai bulan Juni 2001. Awalnya karena saya sering jalan dan tegur sapa semua orang gitu. Hingga akhirnya ditawari pekerjaan ini,” kenangnya. (BC5)














