Beranda Pendidikan Undiksha Tuan Rumah Konaspi XII, Seribuan Akademisi Siapkan Rumusan Masa Depan Pendidikan...

Undiksha Tuan Rumah Konaspi XII, Seribuan Akademisi Siapkan Rumusan Masa Depan Pendidikan Indonesia

0
Konaspi
Undiksha mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah Konaspi XII yang diumumkan pada Konaspi XI di Universitas Negeri Surabaya. (ist)

balibercerita.com –
Perhelatan akademik berskala nasional akan berlangsung di Bali. Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) dipercaya menjadi tuan rumah Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia (Konaspi) XII Tahun 2026, sebuah forum yang mempertemukan kalangan akademisi, pimpinan perguruan tinggi, serta para pemangku kepentingan pendidikan untuk membahas masa depan pendidikan Indonesia.

Konaspi XII dijadwalkan berlangsung pada 2–4 Oktober 2026 di Nusa Dua Convention Center (NDCC), Bali. Sebanyak 1.694 peserta dari 12 Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) Negeri yang tergabung dalam Forum Rektor LPTKNI akan ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Dengan mengangkat tema “Transformasi Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045: Inovasi, Kolaborasi, dan Pendidikan Berkelanjutan,” Konaspi XII akan menjadi forum untuk membahas berbagai persoalan dan tantangan pendidikan yang dihadapi Indonesia. Kegiatan tersebut dijadwalkan dibuka Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D.

Baca Juga:   Sekolah Alam Jati Nusantara Jadi Ruang Belajar Baru Generasi Muda Bali Tentang Lingkungan

Pembahasan dalam Konaspi XII tidak sebatas pertukaran pandangan akademik. Forum ini juga diarahkan untuk melahirkan sejumlah rumusan yang dapat menjadi pijakan dalam pengambilan kebijakan pendidikan.

Beberapa agenda strategis yang menjadi perhatian meliputi penguatan karakter dan filosofi pendidikan Indonesia, peningkatan literasi, numerasi, dan sains, penguatan peran LPTK dan pendidikan profesi guru (PPG), hingga penggunaan kecerdasan artifisial (AI) dalam pendidikan yang mengedepankan prinsip etis, inklusif, dan berkelanjutan.

Dari rangkaian pembahasan tersebut, panitia menyiapkan Konsensus Bali sebagai salah satu hasil penting Konaspi XII. Konsensus itu akan dituangkan melalui Deklarasi Bali, Rekomendasi Bali, dan Piagam Bali. Selain itu, hasil rumusan akan diperdalam melalui Policy Brief Konsensus Bali. Dokumen tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan akademik sekaligus rekomendasi kebijakan bagi pemerintah dan para pemangku kepentingan di bidang pendidikan.

Baca Juga:   Ari Krismajayanti Jadi Doktor Pertama Undiknas, Angkat Budaya Bali ke Ranah Digital

Ketua Panitia Konaspi XII, Prof. Dr. I Gusti Putu Suharta, M.Si., menegaskan bahwa forum nasional ini diharapkan mampu mempertemukan berbagai pemikiran untuk merespons persoalan pendidikan secara lebih konkret. “Konaspi XII tidak kami rancang berhenti pada pertukaran gagasan akademik. Forum ini harus menghasilkan rumusan bersama mengenai persoalan strategis pendidikan Indonesia, arah transformasi, serta rekomendasi kebijakan yang dapat ditindaklanjuti. Dari Bali, kita ingin memberikan kontribusi nyata bagi masa depan pendidikan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya, Senin (28/9).

Ia menyampaikan, perubahan dalam dunia pendidikan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan kerja sama antara perguruan tinggi, pemerintah, dan berbagai unsur yang memiliki kepentingan terhadap pembangunan pendidikan nasional.

Baca Juga:   Sekam Padi Disulap Jadi Material Modern, Riset Undiksha Bidik Kebutuhan Industri Masa Depan

Dalam konteks tersebut, LPTK memiliki peran penting karena menjadi salah satu institusi yang menyiapkan guru dan tenaga kependidikan. Kualitas lulusan LPTK diharapkan mampu menjawab kebutuhan pendidikan yang terus berkembang, sekaligus memiliki karakter, profesionalitas, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.

Penunjukan Undiksha sebagai tuan rumah Konaspi XII merupakan hasil keputusan Forum LPTKNI dalam pelaksanaan Konaspi XI di Universitas Negeri Surabaya pada 2024. Bagi Undiksha, kepercayaan tersebut menjadi kesempatan untuk memperluas kontribusi perguruan tinggi kependidikan dalam pembangunan pendidikan nasional. Melalui pertemuan akademik di Bali ini, berbagai gagasan dan rekomendasi diharapkan dapat dirumuskan menjadi langkah bersama dalam mendorong transformasi pendidikan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. (BC13)