Beranda Umum TransNusa Tambah Penerbangan Langsung dari Bali ke Melbourne

TransNusa Tambah Penerbangan Langsung dari Bali ke Melbourne

0
TransNusa Melbourne
Penumpang TransNusa rute Melbourne saat tiba di Bandara Ngurah Rai. (ist)

balibercerita.com –
Pasar wisatawan Australia yang terus menjadi penopang kunjungan mancanegara ke Bali membuka peluang bagi penguatan konektivitas udara. TransNusa menambah layanan penerbangan langsung Bali–Melbourne pulang-pergi (PP) dengan frekuensi setiap hari, menyusul tingginya pergerakan penumpang pada rute tersebut.

Hingga akhir September 2026, wisatawan Australia tercatat mencapai 1,3 juta orang atau sekitar 25 persen dari total kedatangan wisatawan mancanegara ke Bali. Capaian ini menempatkan Australia sebagai negara penyumbang kunjungan wisatawan terbanyak ke Pulau Dewata.

Penambahan layanan TransNusa diharapkan dapat memberikan lebih banyak pilihan perjalanan sekaligus memperkuat akses antara Bali dan Australia. Penerbangan perdana rute tersebut berlangsung pada Senin (19/10) malam dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali.

Baca Juga:   Pencurian Meteran Air PDAM di Kuta Selatan Makin Marak

Pesawat bernomor penerbangan 8B018 bertolak menuju Melbourne pukul 20.33 Wita dengan membawa 139 penumpang. Sementara, penerbangan sebaliknya, dengan nomor 8B019, tiba di Bali pada Selasa (20/10) pukul 10.10 Wita dengan mengangkut 86 penumpang. Rute ini dijadwalkan beroperasi tujuh kali dalam sepekan.

General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Nugroho Jati mengatakan, Melbourne merupakan salah satu dari lima rute internasional dengan rata-rata jumlah penumpang dan tingkat keterisian kursi (load factor) tertinggi di bandara tersebut. “Kami melihat adanya potensi besar pada rute ini untuk memperkuat posisi Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali sebagai hub pariwisata Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga:   BRI Salurkan Bantuan TJSL ke Kelompok Wanita Tani Kota Pala di Tabanan

Dengan masuknya TransNusa, rute Bali–Melbourne kini dilayani tujuh maskapai, yakni Jetstar, Virgin Australia, Garuda Indonesia, Batik Air Malaysia, Qantas, Indonesia AirAsia, dan TransNusa. Bagi TransNusa, Melbourne menjadi rute internasional kelima yang dilayani dari Bali, setelah Perth, Singapura, Guangzhou, dan Phuket.

Baca Juga:   KLH Tetapkan Darurat Sampah Nasional, Targetkan 100 Persen Sampah Terkelola di 2029

Hingga akhir September 2026, Bandara Ngurah Rai melayani 63 rute penerbangan yang dioperasikan 50 maskapai, terdiri atas 22 rute domestik dan 41 rute internasional yang tersebar di 16 negara. Nugroho menegaskan, pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memperluas konektivitas udara melalui pembukaan rute baru maupun penambahan frekuensi penerbangan. Langkah tersebut diharapkan semakin mempermudah akses menuju Bali dan memperkuat daya tarik Pulau Dewata di pasar pariwisata internasional. (BC5)