
Singaraja, balibercerita.com –
Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bung Karno di Kota Singaraja, diharapkan menjadi daya tarik wisata nasional. Hal ini dikarenakan di Buleleng terdapat sejarah tentang pendiri bangsa ini yakni Bung Karno.
Ibunda Bung Karno berasal dari Buleleng, sehingga dengan nilai sejarah yang disajikan di RTH ini bisa dijadikan daya tarik wisata tingkat nasional. Hal itu dungkapkan Bupati Agus Suradnyana usai acara launching RTH Bung Karno di wilayah Kelurahan Sukasada, Kecamatan Sukasada, Rabu (30/3) malam.
Bupati Agus Suradnyana mengatakan, sejak awal rencana pembangunan, RTH Bung Karno memang dirancang menjadi salah satu lokasi yang menyuguhkan cerita baik tentang sejarah atau kebudayaan nasional. “Launching RTH Bung Karno bertepatan dengan HUT ke-418 Kota Singaraja. Momentum ini kita pakai bagaimana mengangkat tempat ini menjadi destinasi yang menjangkau nasional,” ujar Bupati Agus Suradnyana.
Dijelaskan, kolaborasi pembangunan RTH Bung Karno antara Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten Buleleng sudah berjalan baik hingga saat ini bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat Buleleng. Masyarakat sangat antusias, setiap ada pertunjukan sangat ramai yang datang. Bisa berinteraksi dan menikmati atraksi seni tentunya dari seniman Buleleng. “Saya berharap agar Bapak Gubernur tetap bisa membantu segala upaya pembangunan di Kabupaten Buleleng untuk bersama-sama dengan kabupaten lain yang ada di Bali,” ujarnya.
Gubernur Bali, I Wayan Koster dalam sambutannya mengungkapkan, pembangunan RTH Bung Karno ini menjadi salah satu fasilitas umum terbaik yang baru terwujud di Buleleng, dipersembahkan untuk masyarakat, pada era kepemimpinan Bupati Putu Agus Suradnyana.
Buleleng sebagai daerah terluas di Provinsi Bali dengan jumlah penduduk terbanyak yang memiliki kekayaan, keunikan, dan keunggulan tradisi seni dan budaya yang luar biasa. “Maka sudah sepatutnya Buleleng memiliki fasilitas untuk pertunjukan seni budaya yang bagus dan memadai seperti ini,” katanya.
Rencananya ke depan akan ada pengembangan pembangunan di RTH Bung Karno. Gubernur Koster pun memberikan dukungan penuh. Dengan antusiasme masyarakat Buleleng yang dilihat sangat tinggi untuk menikmati fasilitas ini, maka ia menyarankan RTH Bung Karno memang harus diperluas lagi. Sehingga tempat tersebut bisa dimanfaatkan betul untuk tidak saja menjadi pusat kegiatan seni dan budaya, tapi juga perekonomian masyarakat.
“Saya kagum. Saya melihat langsung saat ini patung Singa Ambara Raja yang menurut saya kuat sekali karakternya. Begitu juga aksesori kiri kanannya mencerminkan karakter Kabupaten Buleleng. Ini harus diperluas lagi hingga ke belakang, dibuat sedemikian rupa, sehingga kita dapat menyaksikan aktivitas masyarakat dan pentas seni yang ada di panggung yang sangat baik ini dengan nyaman,” pungkasnya. (BC20)












