Ribuan Ton Sampah Laut di Samigita Mulai Diangkut, DLHK Badung Kerahkan Puluhan Truk Tiap Hari

0
13
Sampah laut
Kondisi stopover sampah laut di Setra Kuta yang kini sudah bersih. (BC5)

balibercerita.com —
Penanganan sampah kiriman di pesisir selatan Badung mulai dipercepat. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung kini mengangkut sampah spesifik laut yang menumpuk di sejumlah titik penampungan sementara atau stopover (STO) di kawasan Pantai Seminyak, Pantai Legian, dan Pantai Kuta (Samigita). Sampah tersebut diangkut secara bertahap menuju TPA Suwung.

Plt. Kepala DLHK Badung, I Made Agus Aryawan menjelaskan, sampah yang ditangani merupakan sampah spesifik laut, yakni sampah kiriman yang terbawa arus lintas wilayah dan terdampar di pesisir, bukan berasal dari aktivitas rumah tangga. “Ini sampah spesifik ya, bukan sampah rumah tangga. Sifatnya kiriman, lintas wilayah melalui laut dan terdampar di pesisir kita,” ujarnya.

Baca Juga:   Gemarikan 2025 Sukses, Tahun Depan Dinas Perikanan Badung akan Kembali Siapkan Ratusan Paket Olahan Ikan

Ia mengungkapkan, percepatan pengangkutan ini dapat dilakukan setelah adanya persetujuan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang mengizinkan sampah tersebut dibawa ke TPA Suwung untuk penanganan lebih lanjut. “Sudah ada arahan dari pemerintah pusat, bahkan surat persetujuan dari Menteri LHK bahwa sampah spesifik ini boleh dibawa ke TPA Suwung,” tegasnya.

Baca Juga:   Masyarakat Diperbolehkan Buka Masker di Ruang Terbuka

Sejak izin tersebut diterbitkan, DLHK Badung langsung mengerahkan armada pengangkut dari berbagai STO. Dalam satu hari, sebanyak 50 hingga 80 truk dikerahkan untuk mengangkut sampah laut tersebut.

Total volume sampah yang saat ini ditangani diperkirakan mencapai sekitar 2.000 ton yang tersebar di tiga titik STO kawasan Samigita. Dengan kapasitas rata-rata sekitar 2,5 ton per truk, kebutuhan pengangkutan diperkirakan mencapai 800 hingga 900 ritase truk. “Jika dihitung dengan kapasitas angkut rata-rata 2,5 ton per truk, maka total pengangkutan bisa mencapai 800 hingga 900 truk. Ini kami angkut bertahap,” paparnya.

Baca Juga:   Pemprov Bali Resmi Terapkan WFH Tiap Jumat: Transformasi Digital dan Kerja Fleksibel Bagi ASN

DLHK Badung berharap percepatan ini mampu segera mengatasi tumpukan sampah kiriman yang selama ini mengganggu kebersihan pesisir sekaligus merusak estetika kawasan wisata. “Semoga ini cepat dievakuasi. Karena keberadaannya juga merusak pemandangan. Jadi, prosesnya sedang berlangsung dan dilakukan bertahap,” pungkasnya. (BC5)