Pertamina Patra Niaga Salurkan Bantuan Banjir Bali kepada Korban

0
233
Banjir Bali
Pertamina saat menyalurkan bantuan untuk korban banjir di Denpasar. (ist)

balibercerita.com –
Pertamina Patra Niaga bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir di Bali sejak Rabu (10/9). Bantuan diserahkan langsung oleh Region Manager Retail Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Deny Sukendar kepada Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Dr. Suharyanto bersama Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta.

Adapun bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan pokok dan darurat, mulai dari beras, minyak goreng, susu anak, makanan siap konsumsi, air mineral, selimut, handuk, tabung gas isi, hingga paket makan siang. Tidak hanya bantuan logistik, Pertamina juga sigap melakukan penyedotan air, pembersihan fasilitas umum, serta memberikan dukungan peralatan berupa alat pemotong pohon dan alat pelindung diri (APD).

Baca Juga:   Lima Hari Masa Mudik, Bandara Ngurah Rai Catat 324 Ribu Pergerakan Penumpang

Penyaluran bantuan dilakukan setiap hari melalui unit Pertamina Patra Niaga yang ada di Bali, yaitu Aviation Fuel Terminal Ngurah Rai, Fuel Terminal Sanggaran, Integrated Terminal Manggis, dan Sales Area Retail Bali.

Area Manager Communication, Relation & CSR Regional Jatimbalinus Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi menegaskan bahwa timnya terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan bantuan tersalurkan cepat dan tepat sasaran. “Tidak hanya dengan pemerintah, Pertamina Patra Niaga juga bersinergi dengan seluruh Pertamina Group agar penyaluran bantuan dapat berlangsung cepat, tepat, efektif, efisien, dan terpadu. Harapannya, para korban maupun pengungsi tetap mendapat perhatian meski dalam kondisi penuh keterbatasan di pengungsian,” ujarnya.

Baca Juga:   Lonjakan Trafik Nataru Diprediksi Capai 10 Persen, Tol Bali Mandara Siaga 24 Jam

Berdasarkan data BPBD Bali, per 12 September 2025, bencana ini telah mengakibatkan 163 titik terdampak banjir, 64 titik tanah longsor, 35 titik pohon tumbang, 2 jembatan putus/rusak, 3 ruas jalan rusak, serta 21 titik saluran irigasi dan tembok bangunan roboh. Korban jiwa tercatat 18 orang meninggal dunia, 2 orang hilang, serta 436 warga harus mengungsi.

Baca Juga:   KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam di Selat Bali

“Kami berharap bantuan ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak banjir, serta membantu mereka untuk segera bangkit dari kondisi darurat. Pertamina akan terus memantau perkembangan situasi guna memberikan dukungan sesuai kebutuhan,” pungkasnya. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini