Amlapura, balibercerita.com –
Seorang nelayan dilaporkan hilang setelah jukung miliknya ditemukan kosong dan terapung di perairan Gili Selang, Desa Seraya Timur, Karangasem, Jumat (15/8) pagi. Diduga, korban terjatuh dari perahu saat melaut seorang diri.
Kecurigaan pertama muncul sekitar pukul 05.30 Wita, saat nelayan setempat menemukan jukung tanpa awak yang terus terombang-ambing di laut. Warga sempat melakukan pencarian secara mandiri, namun hasilnya nihil.
“Laporan kami terima dari Bapak Juli, hari ini pukul 08.10 Wita, terkait seorang nelayan atas nama I Made Sukra, usia 50 tahun, yang belum kembali dari melaut,” ungkap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya.
Dari informasi yang diterima, korban diketahui berangkat melaut seorang diri sekitar pukul 04.00 Wita, dari Pantai Batu Menak, Desa Seraya Timur, menuju perairan Gili Selang. Setelah laporan diterima, tim komunikasi langsung berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait, termasuk Polairud Polres Karangasem, Bakamla Stasiun Bali, dan kelompok nelayan setempat.
Sebanyak delapan personel dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem langsung dikerahkan ke lokasi pencarian. “Tim gabungan berangkat dari Pantai Jasri Karangasem menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 03,” tambah Sidakarya.
Selain itu, enam buah jukung milik nelayan setempat turut dikerahkan untuk membantu pencarian. Fokus pencarian dipusatkan di sekitar lokasi penemuan jukung, yakni di Perairan Gili Selang.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian terhadap I Made Sukra masih terus dilakukan oleh tim gabungan. (BC5)

















