Mangupura, balibercerita.com –
Sejumlah wilayah di Provinsi Bali belakangan ini dilanda banjir. Seperti pada Selasa (11/1) siang, banjir terjadi di Kabupaten Badung yakni di kawasan perumahan Dalung Permai, Kerobokan dan Canggu. Berkaca dari kondisi tersebut, BMKG terus mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem pada periode sepekan ke depan.
Pasalnya, curah hujan di wilayah Provinsi Bali diperkirakan mengalami peningkatan beberapa hari ke depan. Hal itu berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, dan puting beliung, terutama untuk masyarakat yang berada dan tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi.
Masyarakat juga diminta terus memantau informasi terkini dengan wilayah yang lebih terperinci dari saluran informasi resmi BMKG. Mengutip siaran pers BMKG pusat, diperkirakan curah hujan dengan intensitas Sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi dari tanggal 9 sampai 15 Januari 2022.
Adapun wilayah yang diperkirakan berpotensi mengalami peningkatan curah hujan adalah Bali, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Barat.
Berdasarkan hasil analisa perkembangan musim hujan hingga Desember 2022, hampir 96,8 persen wilayah Indonesia kini telah memasuki musim hujan. Periode puncak musim hujan diprediksi terjadi pada periode Januari 2022. Dari hasil analisa dinamika atmosfer, teridentifikasi adanya potensi sirkulasi siklonik di selatan Jawa dan Australia bagian utara. Hal itu dapat membentuk pola pertemuan massa udara dan belokan angin di wilayah Indonesia, terutama di bagian selatan ekuator. Kondisi itu dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah.
Kepala Bidang Data dan Informasi BBMKG Wilayah III Denpasar Dwi Hartanto menerangkan bahwa pada bulan Januari-Februari, sebagian besar wilayah Bali sudah berada dalam puncak musim hujan. Hal itu membuat intensitas hujan mulai meningkat semenjak sepekan terakhir. Dalam kurun waktu 3 hari ke depan, intensitas hujan ringan hingga lebat masih terjadi di sejumlah wilayah di Bali. Hujan dapat disertai kilatan petir dan angin kencang berdurasi singkat di sejumlah wilayah.
“Untuk wilayah dari hasil pemetaan seluruh pulau Bali, mulai dari Badung, Denpasar, Tabanan, Gianyar, Klungkung, Jembrana, Karangasem dan juga Bangli,” ungkapnya. (BC5)

















