Lima Penumpang KMP Putri Yasmin Masih Dicari, Tim SAR Perluas Penyisiran

0
8
KMP Putri Yasmin
Pemantauan petugas SAR yang melakukan pencarian korban. (ist)

balibercerita.com – 

Upaya pencarian lima penumpang yang masih dinyatakan hilang setelah insiden terbakarnya KMP Putri Yasmin di Selat Lombok terus dilakukan. Pada Kamis (13/8), tim SAR gabungan memperluas penyisiran untuk menjangkau area yang lebih luas.

Kantor SAR Mataram bersama Kantor SAR Denpasar mengerahkan KN SAR Arjuna dan RIB 02 Mataram. Penyisiran dilakukan dari lokasi kejadian dengan bergerak ke arah barat daya.

Pencarian tak hanya mengandalkan penyisiran di permukaan laut. Tim juga memperluas informasi melalui pemapelan kepada kapal-kapal yang melintas di sekitar Selat Lombok. Kapal yang berada di sekitar wilayah operasi diminta ikut memantau kondisi perairan dan segera melaporkan kepada posko apabila menemukan korban. Langkah ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pencarian di luar area yang disisir langsung oleh tim.

Baca Juga:   Ini Tantangan Badung Lifeguard dalam Amankan Pantai

Hingga siang ini, sebanyak 212 korban telah berhasil dievakuasi. Dari jumlah tersebut, 211 orang dinyatakan selamat, sedangkan satu orang meninggal dunia. Lima penumpang lainnya masih dalam pencarian.

Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi mengatakan, pencarian dilakukan secara paralel dengan mengoptimalkan unsur yang berada di lapangan maupun kapal-kapal yang melintas. “Selain penyisiran langsung, kami juga menginstruksikan pemapelan kepada kapal-kapal yang melintas di Selat Lombok agar dapat memberikan bantuan awal atau segera menginformasikan kepada posko apabila menemukan korban,” tegasnya.

Baca Juga:   Februari, Pergerakan Penumpang di Bandara Ngurah Rai Naik 148 Persen

Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, diantaranya Basarnas melalui Kantor SAR Mataram dan Kantor SAR Denpasar, Lanal Mataram, Polda NTB, KSOP Lembar, KKP Lembar, KP3 Lembar, RS Kota Mataram, RSUD Provinsi NTB, Dinas Kesehatan Lombok Barat, Jasa Raharja, SGi Air Bali, serta unsur SAR gabungan lainnya.

Baca Juga:   TPA Suwung Hanya Terima Residu, Badung Perkuat Pengolahan Sampah Organik

Tim SAR gabungan memastikan pencarian terus dioptimalkan dengan memanfaatkan seluruh sumber daya yang tersedia. Koordinasi dengan unsur pelayaran di sekitar Selat Lombok juga diperkuat untuk membuka peluang ditemukannya lima korban yang hingga kini masih belum diketahui keberadaannya. (BC5)